Home Blog

Pemerintah Fokuskan Pelabuhan Patimban Untuk Ekspor Produk Otomotif

0


Menhub dan Menteri PUPR saat kegiatan Site Visit Proyek Pembangunan Pelabuhan Patimban, Indramayu Minggu (20/5).

SUBANG-Pelabuhan Patimban yang akan segera dibangun di Kabupaten Subang akan difokuskan untuk mengirim produk otomotif serta produk-produk industri dari Karawang. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kegiatan Site Visit Proyek Pembangunan Pelabuhan Patimban, di Indramayu, Minggu (20/5).

“Pelabuhan Patimban memiliki kegiatan strategis khususnya pada tahap awal ekspor produk otomotif nasional keluar negeri. Dan seperti kita ketahui bahwasanya Patimban ini berada di sebelah timur Karawang sehingga produk-produk dari industri itu tidak perlu sampai Pelabuhan Tanjung Priok tapi ke Pelabuhan Patimban,” ujar Menhub.

Pembangunan pelabuhan ini juga ditujukan untuk mengefisienkan biaya ekspor serta menyelesaikan kemacetan di Jakarta.

“Pemerintah berharap dengan beroperasinya pelabuhan ini nantinya dapat mengefisienkan biaya untuk ekspor dan juga menyelesaikan kemacetan di Jakarta. Karena selama ini yang dari Jawa dan Cibitung menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok itu sangat lama dan mengakibatkan kemacetan di Jakarta,” jelas Menhub Budi.

Progres pembangunan Pelabuhan Patimban sampai saat ini mencapai tahap pemilihan kontraktor dan akan segera memulai pembangunan konstruksi. Pembangunan akan dilaksanakan secara tiga tahap, dan diharapkan akan dapat melayani ekspor mencapai 7.5 juta TEUs pada tahun 2027.

“Pelabuhan ini dibangun bertahap, pertama adalah tahun depan, setelah itu kurang lebih tahun 2023, dan terakhir tahun 2027. Pada saat tahun 2027 Patimban sudah dalam kapasitas 7.5 juta TEUs seperti Pelabuhan Tanjung Priok sekarang,” tambah Menhub.

Dalam pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional ini Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Jepang dalam pendanaannya. Dengan kerja sama ini, Menteri Perhubungan berharap agar hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang selama 60 tahun ini tidak hanya memberikan ikatan persahabatan namun juga dapat meningkatkan perekonomian masing-masing negara.

“Pemerintah Jepang memberikan loan, soft loan jangka panjang 40 tahun. Dan memang kerja sama ini adalah kerja sama yang strategis karena ini menandai hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang itu 60 tahun. Harapannya kerja sama ini tidak hanya memberikan ikatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang tetapi juga meningkatkan perekonomian kita,” tutup Menhub Budi.

Dalam kunjungannya, Menteri Perhubungan turut didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umar Hadi, serta Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo.



Sumber Berita:http://www.beritamoneter.com/pemerintah-fokuskan-pelabuhan-patimban-untuk-ekspor-produk-otomotif/
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Pilah Pilih Asuransi Jiwa Sebelum Membeli

0


Pilih asuransi yang sesuai kebutuhan dan kemampuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apakah Anda berniat membeli asuransi jiwa? Jika ya, pahami lebih dahulu sebelum membelinya.

Ada banyak sekali produk asuransi yang ditawarkan. Untuk itu, sebelum Anda memutuskan membeli asuransi jiwa, sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu manfaat yang diberikan.

Dari berbagai macam produk asuransi jiwa yang tersebut, Anda bisa memilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk itu, pahami terlebih dahulu produk asuransi jiwa yang ingin Anda beli dan sesuaikan dengan keinginan serta kebutuhan.

Berikut tips memilih asuransi jiwa seperti dikutip dari Cermati.com.

Ketahui Macam Produk Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa memiliki banyak sekali tujuan dan fungsi produknya yang ditawarkan kepada nasabahnya. Misalnya saja untuk menanggung risiko berbahaya seperti kecelakaan, tindakan operasi mendadak, dan sebagainya.

Risiko itulah yang nantinya bisa diatasi asuransi. Dan tentu mereka akan menanganinya sesuai dengan produk yang Anda beli. Berikut jenis asuransi jiwa yang perlu Anda tahu, diantaranya:

• Jenis Asuransi Jiwa Murni

Asuransi jiwa murni adalah asuransi yang memberikan penawaran premi terjangkau, jenis asuransi ini dapat digunakan ketika orang tersebut sudah meninggal. Uang pertanggungan tergantung dari nilai premi yang dibayarkan setiap bulannya.

Manfaat asuransi jiwa murni ini adalah diberikan kepada ahli waris agar bisa tetap hidup dengan tenang dalam urusan finansialnya. Umumnya yang mengikuti asuransi ini adalah kepala keluarga yang memiliki tanggungan banyak orang dalam keluarganya.

• Jenis Asuransi Jiwa Berbasis Kesehatan

Jenis asuransi jiwa yang satu ini fokus pada kesehatan, dan sama seperti asuransi pada umum. Asuransi ini memberikan jaminan pada nasabah atas jaminan kesehatannya, karena fungsi adalah melindungi kesehatan si nasabah.

Jumlah nilai yang dapat diklaim dari asuransi ini sesuai dengan nilai premi yang Anda bayarkan setiap bulannya, sehingga semua jaminan juga tergantung dengan preminya. Jika Anda ingin mendapatkan jaminan yang besar, misalnya saja dapat digunakan untuk operasi, maka premi yang Anda bayarkan juga harus sama besarnya dengan perkiraan biaya operasi.

• Jenis Asuransi Jiwa Berbasis Pendidikan

Asuransi jiwa pendidikan adalah jenis asuransi yang ditujukan untuk menyiapkan pendidikan anak. Ini merupakan pertanggungan biaya pendidikan anak nantinya, karena kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi badan di masa yang akan datang, sementara pendidikan anak harus tetap terpenuhi.

Hal ini sangat penting dilakukan jika memang Anda benar-benar mampu untuk membayar preminya setiap bulan. Misalnya, untuk masuk SMA, atau bahkan kuliah karena tentu banyak sekali biaya yang dibutuhkan dan bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Dan yang harus Anda perhatikan adalah biaya premi, apakah premi yang Anda bayar sesuai dengan apa yang Anda butuhkan. Pastikan mudah untuk melakukan pengajuan klaim ketika asuransi dibutuhkan untuk membayar kebutuhan sekolah si anak.

• Jenis Asuransi Jiwa Sekaligus Investasi

Jenis asuransi yang terakhir adalah asuransi Unit Link. Asuransi ini memiliki dua manfaat atau biasanya disebut dengan dwiguna. Asuransi ini memberikan perlindungan dan berfungsi juga sebagai media investasi.

Jenis asuransi Unit Link baru bisa dinikmati beberapa tahun kemudian setelah Anda membeli polis tersebut. Oleh karea itu sebaiknya Anda mempertimbangkan dengan baik untuk menggunakan investasi jenis ini.

Bagaimana Cara Memilih Jenis Asuransi yang Tepat?

Cara memilih jenis asuransi yang tepat adalah menyesuaikan kebutuhan Anda dan kemampuan membayar premi setiap bulannya. Jangan menganggap jika membayar premi itu mudah dilakukan sehingga menyepelekan.

Sebelum Anda memilih asuransi jiwa, pahami dahulu apa yang Anda butuhkan dan bagaimana kehidupan Anda. Jika Anda khawatir dengan kesehatan Anda dimasa depan, maka pilihlah jenis asuransi jiwa kesehatan, agar nantinya Anda bisa mengklaim asuransi tersebut saat membutuhkan. Pastikan juga jika nantinya premi sesuai dengan produk yang Anda beli.

Apabila Anda memikirkan kebutuhan pendidikan bagi anak, maka Anda bisa menggunakan jenis asuransi jiawa yang fokus pada pendidikan. Di sini Anda bisa membayar premi untuk menjamin kebutuhan pendidikan anak di masa mendatang. Begitu juga dengan asuransi yang memberikan manfaat sekaligus terhadap investasi.

Pilih Asuransi Jiwa yang Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan

Dengan mengetahui berbagai macam asuransi jiwa, Anda akan dengan mudah memilih dan menentukan jenis asuransi jiwa yang harus dibeli sehingga akan memperoleh manfaat maksimal sesuai dengan kebutuhan. Jadi, pilihlah asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda dalam membayar preminya untuk masa depan yang lebih baik.



Sumber Berita:http://republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/18/05/18/p8xh4z366-pilah-pilih-asuransi-jiwa-sebelum-membeli
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Investasi Emas Semakin Diminati di Tanah Air

0


Transaksi pembelian emas paling banyak dilakukan pada Oktober sampai Desember 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- PT Tamasia Global Sharia menargetkan penjualan (sales) sebanyak 20-25 kilogram (kg) emas sampai akhir tahun 2018. Perusahaan financial technology (fintech) jual beli emas secara syariah tersebut hampir memasuki usia satu tahun sejak didirikan pada 31 Mei 2017. 

Co-Founder & CEO Tamasia, Muhammad Assad, mengatakan, sampai saat ini jumlah pelanggan Tamasia sudah mencapai 35 ribu. Sebanyak 5.000 pengguna di antaranya merupakan reseller. Dari 35 ribu pelanggan tersebut, sebanyak 70 persen dari kalangan menengah ke bawah. 

"Jumlah transaksi sampai saat ini sebanyak 25 ribu transaksi. Kalau total salesnya sekitar 10 kilogram," kata Assad saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (20/5). 

Assad menambahkan, rata-rata satu akun melakukan pembelian emas 5 -10 gram. Transaksi pembelian emas paling banyak dilakukan pada Oktober sampai Desember 2017. 

Kemudian pada Februari-Maret 2018 setelah masyarakat selesai liburan mereka mulai melakukan investasi emas kembali. Sementara itu, saat momen bulan Ramadhan dan Lebaran justru masyarakat melakukan penjualan emas untuk kebutuhan likuiditas.

Assad menyatakan, saat ini minat masyarakat dalam berinvestasi emas tergolong bagus dan cenderung semakin tinggi. Meski Tamasia tergolong pemain baru, namun pertumbuhannya diklaim lebih tinggi dari rata-rata industri. Sebab, Tamasia telah bermitra dengan PT Antam Tbk dalam bisnis jual beli emas. 

"Pertumbuhan kami dalam satu tahun ini sudah signifikan. Bulan pertama hanya 500 pelanggan kemudian naik menjadi 1.000 pelanggan, sekarang sudah 35 ribu pelanggan," ujar Assad.

Assad menjelaskan, Tamasia memiliki dua fitur produk yang ditawarkan, yakni beli suka-suka dan beli berkala. Masyarakat bisa membeli emas mulai dari Rp 1.000 untuk produk beli suka-suka. Nantinya nominal pembelian akan langsung dikonversi menjadi ukuran berat emas. 

Misalnya, harga 1 gram emas Rp 600 ribu, jika membeli Rp 10 ribu artinya hanya 0,01 gram emas. Sedangkan produk beli berkala sistemnya melalui angsuran sampai dengan 24 bulan. Misalnya membeli emas 10 gram dicicil selama enam bulan. 

Selain itu, Tamasia juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi reseller. Reseller akan mendapatkan bagi hasil sebesar 20 persen dari margin yang ditetapkan Tamasia. 

 



Sumber Berita:http://republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/18/05/20/p90zuu299-investasi-emas-semakin-diminati-di-tanah-air
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup menguat 1,04 persen

0


Madrid (ANTARA News) - Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 1,04 persen atau 105,40 poin, menjadi 10.216,40 poin.

Sebanyak 31 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Pengecer terkemuka di dunia Inditex melompat 3,91 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Disusul oleh saham perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa yang naik 2,97 persen, dan perusahaan energi Spanyol Repsol bertambah 2,03 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex jatuh 2,14 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang kehilangan 2,01 persen, serta perusahaan real estat Merlin turun 0,89 persen, demikian Xinhua.
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018



Sumber Berita:https://www.antaranews.com/berita/711013/indeks-ibex-35-spanyol-ditutup-menguat-104-persen
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Melemah 1,8%, IHSG Ditutup ke Level 5.774

0


Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini Selasa (8/5) melemah 110,3 poin (1,88 persen) ke level 5.774,7.

Berdasarkan data yang diolah Beritasatu.com, kumpulan saham bluechips yang tergabung dalam indeks Investor33 turun 7,1 (1,73 persen) mencapai posisi 405,3.

Sementara indeks LQ-45 melemah 20,5 poin (2,18 persen) ke level 920,5. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) turun 19,4 poin (2,85 persen) menjadi 661,8.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 101,570 miliar saham senilai Rp 8,2 triliun. Sebanyak 88 saham menguat, 320 saham melemah, dan 98 saham stagnan.

Seluruh pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam saham sektor infrastruktur sebesar 3,7 persen disusul industri sebesar 2,64 persen.

Sumber: BeritaSatu.com



Sumber Berita:http://www.beritasatu.com/ekonomi/491584-melemah-18-ihsg-ditutup-ke-level-5774.html
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Sinarmas Sekuritas: Rekomendasi Saham BoW WSKT & TLKM

0

Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak menguat. Secara teknikal indeks hari Kamis (17/5), diprediksi bergerak di kisaran 5.806--5.910.

Mengutip riset yang diterima Bisnis.com pagi ini, Sinarmas menjelaskan bursa AS ditutup menguat pada perdagangan Rabu (16/05) didukung oleh data makro AS yang positif.

Mata uang rupiah bergerak melemah terhadap dollar AS di level Rp14.075. Harga crude oil naik ke level US$71.7 per barrel. Harga batu bara naik ke level US$104.6 per juta ton. 10Yr Government Bonds Yield naik ke level 7.22%.

Dari dalam negeri, hari ini akan diadakan rapat dewan gubernur Bank Indonesia dimana BI diperkirakan berpotensi menaikkan 7 Days Reverse Repo Rate untuk mendorong penguatan rupiah.

Pemerintah memperluas pemberian insentif fiskal berupa libur pajak atau tax holiday kepada industri pionir dengan investasi di bawah Rp500 miliar untuk mendorong kegiatan ekspor dan impor.

Tidak hanya mini tax holiday, pemerintah juga masih mengkaji sektor industri apa saja yang akan mendapat fasilitas pengurangan pajak yang dihitung berdasarkan besar jumlah investasi yang ditanamkan (tax allowance).

Jumlah pasti potongan pajak yang akan diberikan mulai dari 30% dan seterusnya. Hal ini diperkirakan dapat memberikan sentimen positif dan mendorong kegiatan investasi dalam negeri.

Rekomendasi saham hari ini:

Top Buy: ADHI, ITMG

BoW: WSKT, TLKM

https://www.youtube.com/watch?v=i5pChKnzem8

https://www.youtube.com/watch?v=i5pChKnzem8

Sumber Berita:http://market.bisnis.com/read/20180517/189/796208/sinarmas-sekuritas-rekomendasi-saham-bow-wskt-tlkm
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Jurus Ambil Untung di Saham Blue Chips dan Gorengan

0


Jakarta - Setelah menguat tajam sepanjang tahun 2017, IHSG anjlok pada bulan Februari 2018. Lalu terus mengalami trend turun hingga artikel ini ditulis, pada bulan Mei 2018.

Apa sebenarnya yang menggerakkan IHSG naik dan turun tak lain adalah fluktuasi dari saham-saham berkapitalisasi besar, alias saham-saham Blue Chips.

Bagaimana sih cara dapat untung maksimal pada saham Blue Chips? Bagaimana pula dengan saham lapis dua dan lapis tiga, yang terkadang dapat julukan saham gorengan? Mengapa disebut saham gorengan?

Apa itu saham blue chips dan apa itu saham gorengan? Mana yang lebih layak untuk ditradingkan dan diinvestasikan? Kapan waktu yang tepat untuk membeli
saham blue chips dan saham Small Caps?
Blue chips adalah istilah untuk saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar. Kapitalisasi artinya adalah nilai saham yang beredar di publik. Kapitalisasi dihitung dengan mengalikan jumlah saham yang beredar dengan harga saham saat itu.

Sebagai contoh, saham ABCD, ada 1 juta saham yang beredar di publik. Harga sahamnya Rp 2500, jadi kapitalisasi dari saham ABCD adalah Rp 2.500.000.000.

Kapitalisasi bisa bertambah besar jika harga saham terus bertumbuh naik dan jika ada right issue atau diterbitkannya saham baru, sehingga jumlah saham
semakin banyak.

Saham-saham yang berkapitalisasi besar inilah yang seringkali disebut dengan saham Blue Chips atau saham Big Caps.

Apa saja karakter dari saham Blue Chips?
Seperti yang sudah Anda baca di atas, karakter pertama dari saham Blue Chips adalah memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Karakteristik dari saham-saham blue chips biasanya jumlah saham yang beredar banyak, serta nominal harganya pun cenderung premium, sehingga membuat kapitalisasi dari saham-saham tersebut terbilang besar.

Karakter kedua dari saham Blue Chips adalah perusahaan tersebut bukan lagi perusahaan yang bertumbuh, melainkan perusahaan yang sudah mapan dan kuat.

10 perusahaan berkapitalisasi terbesar di Indonesia antara lain :

1. BBCA (Bank BCA)
2. HMSP (H.M. Sampoerna)
3. BBRI (Bank BRI)
4. TLKM (Telkom)
5. UNVR (Unilever)
6. BMRI (Bank Mandiri)
7. ASII (Astra International)
8. BBNI (Bank Negara Indonesia)
9. UNTR (United Tractors)
10. GGRM (Gudang Garam)

Karakter berikutnya dari saham Blue Chips adalah karena kapitalisasinya besar. Saham Blue Chips cenderung bergerak steady dan tidak terlalu liar pergerakannya.

Meski demikian, biasanya saham Blue Chips cenderung terus menguat dalam jangka panjang karena didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat.

Selain itu karena jumlah saham yang beresar banyak, maka akan semakin besar pula likuiditas saham tersebut. Sehingga saham akan lebih mudah ditransaksikan. Oleh karena karakter-karakter itulah, saham Blue Chips ini lebih cocok untuk long term investing.

Bagaimana dengan saham lapis dua atau yang sering disebut saham "gorengan"?
Lain halnya dengan saham blue chips, saham Small Caps adalah saham yang memiliki kapitalisasi kecil dan biasanya memiliki fundamental yang kurang bagus, memiliki likuiditas yang kecil, memiliki volatilitas yang tinggi atau memiliki pergerakan yang cukup liar dan biasanya ada sosok yang disebut market maker atau yang lebih sering kita dengar dengan istilah bandar dibalik pergerakan harganya yang liar.

Jika Anda adalah tipe trader yang menyukai tantangan dan ingin menguji adrenalin Anda, saham Small Caps cocok untuk Anda, pergerakan harga saham yang liar mampu memberikan keuntungan puluhan persen bahkan lebih hanya dalam waktu singkat.

Meskipun demikian Anda juga perlu berhati-hati karena tidak sedikit juga orang yang rugi besar di saham-saham Small Caps tersebut.

Strategi Saham Small Caps

Berbeda dengan saham blue chips yang berfundamental bagus dan pergerakan harga yang cenderung lebih stabil jika di hold dalam jangka waktu yang panjang. Saham Small Caps lebih cocok untuk ditradingkan ketimbang diinvestasikan, dikarenakan kondisi fundamental yang kurang bagus.

Pertama, untuk Anda bisa trading dengan lebih aman sebaiknya masuk ke saham Small Caps dengan dana yang tidak terlalu besar, agar tidak mengganggu likuiditas dari saham-saham tersebut dan uang.

Tetap tentukan keputusan jual dan beli berdasarkan analisis teknikal. Dengan menggunakan strategi buy on breakout pada saham IKAI Anda dapat mendapatkan keuntungan sekitar 300% dalam jangka waktu beberapa bulan saja.

Akan tetapi, perlu Anda ingat bahwa trading saham small caps sangat berbeda dengan big caps. Karena sudah sangat berbeda karakter serta risikonya.

Pastikan sebelum Anda trading saham small caps, Anda sudah siap dengan ilmu yang benar dan management modal yang baik serta penguasaan diri yang baik.

Salam Profit,
Ellen May (dna/dna)



Sumber Berita:https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4029528/jurus-ambil-untung-di-saham-blue-chips-dan-gorengan
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Pemerintah-BI terus cermati pergerakan rupiah

0
Defisit Neraca Transaksi Berjalan Masih Jadi Problem

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia akan terus mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang masih terpengaruh oleh tekanan eksternal akibat normalisasi kebijakan moneter di AS.

"Kita dan BI terus mencermati perkembangan yang terjadi dengan mata uang dolar AS, terutama yang memang akan terus mengalami pergerakan di dalam konteks normalisasi kebijakan di AS," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat.

Untuk meredam gejolak tersebut, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan menjaga pondasi ekonomi Indonesia dari sisi APBN agar kepercayaan para pelaku pasar tidak tergerus oleh tekanan global yang juga disebabkan oleh perkembangan geopolitik.

"Hasil dan kinerja sampai Mei menunjukan APBN baik dari sisi pendapatan yaitu perpajakan dan PNBP yang meningkat sangat signifikan dan belanja negara tetap terjaga dan defisit terus dijaga sesuai UU APBN," ujarnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyakini bank sentral telah mempunyai bauran kebijakan dari sisi moneter yang disiapkan untuk menjaga stabilitas perekonomian.

"Kami bersama-sama akan menjaga perekonomian Indonesia karena ketidakpastian yang berasal dari `policy` AS, baik itu ekonomi maupun di bidang geopolitik, pasti mempengaruhi harga minyak, suku bunga global, maupun mata uang," ujarnya.

Melalui upaya koordinasi tersebut, Sri Mulyani mengharapkan pondasi ekonomi nasional makin kuat dan kinerja pembangunan tidak terganggu, meski saat ini sedang terjadi gejolak nilai tukar di pasar finansial.

https://www.youtube.com/watch?v=1Mqx4252ELo

Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat sore bergerak melemah sebesar 99 poin menjadi Rp14.144 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.045 per dolar AS.

Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, juga ditutup melemah sebesar 32,61 poin karena terpengaruh sentimen negatif dari pergerakan rupiah.

"Mata uang rupiah yang melemah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi IHSG kembali berada dalam area negatif," ujar Analis Teknikal Panin Sekuritas William Hartanto.

IHSG BEI ditutup melemah 32,61 poin atau 0,56 persen menjadi 5.783,31, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 8,01 poin (0,86 persen) menjadi 918,89.?

Ia mengatakan nilai tukar rupiah yang masih berada di atas level Rp14.000 per dolar AS ini di luar ekspektasi pelaku pasar, karena sebelumnya BI telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan.

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber Berita:https://www.antaranews.com/berita/711330/pemerintah-bi-terus-cermati-pergerakan-rupiah
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Defisit Neraca Transaksi Berjalan Masih Jadi Problem

0


Petugas dibantu alat berat memindahan kontainer dari kapal ke atas truk pengangkut di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Selasa (17/5/2017). - Bisnis / Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Bank Indonesia menilai banyak persoalan ekonomi telah terselesaikan selama periode 20 tahun reformasi. Namun, pengendalian defisit neraca transaksi berjalan masih menjadi problem yang memerlukan solusi melalui langkah-langkah strategis.

Current Account Deficit (CAD) hanya berhasil kita kendalikan di bawah 3% PDB, sedangkan Thailand dan Malaysia sudah berhasil membalik dari CAD menjadi CA surplus. Akibatnya, setiap pertumbuhan ekonomi mulai bangkit maka kebutuhan impor melonjak,” tutur Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, dalam perbincangan dengan Bisnis, di Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Neraca transaksi berjalan merupakan selisih nilai ekspor dan impor, termasuk dari jasa dan barang, tetapi tidak termasuk perhitungan utang atau kewajiban. Indikator ini menunjukkan apakah nilai ekspor impor suatu negara surplus atau minus dan sangat berpengaruh pada stabilitas nilai tukar mata uang.

Rupiah dan dolar AS./Bisnis

Pada kuartal pertama 2018, Indonesia mencatatkan defisit neraca berjalan US$5,5 miliar atau setara dengan 2,18% Produk Domestik Bruto (PDB). Sejak krisis 1998, Indonesia sempat mencatatkan surplus pada kuartal III/2006 yakni US$3,8 miliar, tetapi juga pernah mengalami rekor defisit US$10,1 miliar pada kuartal II/2013.

Menurut Mirza, sorotan ekonom pasar keuangan internasional pada 1998 adalah ekonomi Indonesia dikelola dengan tidak prudent yaitu mencakup pengelolaan fiskal, pengelolaan perbankan dan pengelolaan neraca pembayaran eksternal. Dia mencontohkan setidaknya enam hal yakni:

  1. Utang luar negeri korporasi jumlahnya besar tapi tidak ada data.
  2. Pengelolaan fiskal tidak transparan karena defisit APBN besar, tetapi tidak kelihatan di format laporan APBN ketika itu. Utang pemerintah tidak dikelola secara transparan.
  3. Pengawasan perbankan yang lemah dan bank sentral tidak independen
  4. Kredit perbankan terkonsentrasi pada nasabah besar (korporasi) dan porsi kredit valuta asing juga tinggi, beberapa bank besar bahkan memiliki kredit valas mencapai 40%-50% total kredit.
  5. Bank bank swasta besar dimiliki oleh konglomerat, tetapi pengawasan lemah sehingga terjadi pelanggaran BMPK, batas maksimum pemberian kredit.
  6. CAD di atas 3% PDB sehingga ekonomi kita selalu memerlukan tambahan suplai valas dari portfolio inflows, utang, dan dari Penanaman Modal Asing (PMA). Semakin tinggi CAD maka semakin tinggi kebutuhan financing valas dari luar dalam bentuk portfolio inflows, utang, dan PMA. 

 

Neraca transaksi berjalan Indonesia.

Mirza menambahkan, setelah krisis 1998, Indonesia melakukan pembenahan yang sangat signifikan.

“Kita sudah bisa menjawab problem nomor 1 sampai dengan 5, tetapi belum bisa menyelasaikan problem yang nomor 6 yaitu problem CAD," ungkapnya.

Mirza memandang jawaban atas berbagai masalah tersebut terlihat dari:

  1. Utang luar negeri swasta dan utang luar negeri pemerintah terdata dengan baik. Bahkan, sudah ada aturan rating dan hedging untuk utang luar negeri korporasi.
  2. Fiskal dikelola secara hati hati dan transparan. Saat ini, sudah ada pembatasan terhadap rasio defisit fiskal yakni tidak boleh lebih dari 3% PDB dan pembatasan rasio total utang pemerintah tidak boleh lebih dari 60% PDB. Realisasi defisit fiskal selalu di bawah 3% PDB, bahkan utang pemerintah hanya 28% PDB, jauh di bawah batas maksimum.
  3. Problem nomor 3-5, BI sudah independen dalam melakukan kebijakan moneter. Pengawasan perbankan juga independen oleh BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemegang saham utama dan manajemen institusi keuangan harus lolos fit and proper test.
  4. Problem nomor 6 CAD, hanya berhasil dikendalikan di bawah 3% PDB sedangkan Thailand dan Malaysia sudah berhasil membalik dari CAD menjadi CA surplus. Akibatnya, setiap pertumbuhan ekonomi mulai bangkit maka kebutuhan impor melonjak.

Wisatawan mancanegara berlibur di Bali./Antara

Mirza menilai dalam empat tahun terakhir pemerintah sudah melakukan usaha meningkatkan suplai valas dari pariwisata yang cukup signifikan hasilnya. Pemerintah juga sudah mulai melakukan usaha meningkatkan ekspor non komoditas yaitu dengan pemberian insentif.

“Pekerjaan rumah kita untuk membuat negeri ini menjadi CA surplus. Ini harus dilakukan dengan perencanaan jangka menengah panjang dan dikawal serta dieksekusi oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” tuturnya.

Pabrik Suzuki di Cikarang./Bisnis

Selain itu, peningkatan PMA juga harus untuk usaha yang berorientasi ekspor. Bila hal ini tidak dilakukan, maka neraca pembayaran akan terbebani dengan pembayaran dividen dan royalti ke luar negeri.

Perjalanan reformasi di Indonesia ditandai dengan lengsernya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan setelah 32 tahun berkuasa pada 21 Mei 1998. Sejak saat itu, Indonesia melakukan perubahan struktural agar krisis ekonomi bisa diantisipasi agar tidak terjadi lagi.



Sumber Berita:http://finansial.bisnis.com/read/20180520/9/797228/20-tahun-setelah-reformasi-bi-defisit-neraca-transaksi-berjalan-masih-jadi-problem
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

ARTIKEL – Pemberdayaan ekonomi setelah dua dekade reformasi

0
https://www.youtube.com/watch?v=8SOxfuOBF5c

Jakarta (ANTARA News) - Manakala memasuki bulan Mei setiap tahunnya, semangat reformasi kembali bergaung lantang seakan mengingatkan semua bahwa "perjuangan" masih akan terus berlanjut.Rakyat masih menyelipkan harapan tertingginya untuk sebuah kesejahteraan yang adil dan merata dengan reformasi sebagai titik baliknya.

Dua dekade setelahnya kini, Presiden Joko Widodo diklaim sejumlah pihak sudah pada jalur yang benar dalam hal memperbaiki inefisiensi dalam bidang ekonomi.

Namun beberapa kalangan yang lain menilai upaya pemberdayaan dan perbaikan sektor ekonomi yang dilakukan Presiden Jokowi jika dinilai numerik masih berkisar 7,5 nilainya atau B minus bahkan C minus untuk beberapa kebijakan lain.

Yang artinya Indonesia belum mencapai kedaulatan ekonomi seperti yang dicita-citakan 20 tahun silam.

Presiden Jokowi memang sudah menerapkan beragam upaya kebijakan untuk mereformasi birokrasi termasuk menerbitkan beragam paket kebijakan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi.

Keinginan Presiden untuk mendongkrak tingkat kemudahan berinvestasi atau ease of doing business bahkan sudah menempatkan Indonesia sebagai negara layak investasi versi berbagai lembaga pemeringkat internasional.

Presiden Jokowi dalam banyak kesempatan juga selalu menegaskan sejak awal ia menjabat, dirinya tak khawatir untuk menerapkan kebijakan tidak populer bahkan reformasi radikal dengan misalnya mencabut subsidi BBM jenis premium untuk dialihkan ke kebijakan berpihak pada rakyat yang lain khususnya pendidikan dan kesehatan.

Sayangnya pada praktiknya, masih sering pernyataan reformis Presiden yang terbuka terhadap investasi belum berhasil diterjemahkan dalam kebijakan yang ramah investasi.

Faktanya masih terjadi ketidaksinambungan antara kebijakan di tingkat pusat dengan implementasi di tingkat daerah.

Seperti sekadar iklan yang manis bagi investor ketika membaca advertorial begitu mempesona kenyataannya masih ada perizinan yang berbelit, dan memakan waktu, serta biaya yang tinggi.

Investasi

Tak dapat dipungkiri bahwa begitu tampak keinginan dari Presiden Jokowi untuk melakukan reformasi di bidang ekonomi sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Beberapa program yang layak menjadi catatan di antaranya pengucuran dana desa yang bahkan diakui oleh lembaga PBB sebagai proyek pemberdayaan yang layak dicontoh.

Hal itu sekaligus menjadikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal danTransmigrasi Eko Putro Sandjojo mendapatkan pujian dari dua lembaga yakni International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang berpusat di Roma, Italia, dan Food and Agriculture Organization (FAO) belum lama ini.

Di sisi lain, upaya pemberdayaan di masa Jokowi-JK juga semakin tampak manakala dikucurkan dana segar sebagai capital seeds untuk menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru melalui program Wirausaha Pemula (WP) yang dikoordinatori oleh Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Hal inilah yang mendorong jumlah wirausaha di Tanah Air terdongkrak jumlahnya menjadi 3,1 persen dari total populasi penduduk yang didominasi oleh mayoritas anak muda.

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengakui berbagai upaya pemerintah yang menjadikan catatan kinerja ekonomi semakin baik dan dirasakan di level terbawah.

Sayangnya ada beberapa hal yang justru tidak diharapkan terjadi. Dari sisi investasi misalnya, tercatat realisasi investasi tumbuh di bawah target yang ditetapkan sebesar 1,97 persen dengan rata-rata per tahun (2012-2016) sebesar 1.417,58 miliar dolar AS.

Hal ini sangat disayangkan lantaran investasi merupakan salah satu kontributor terbesar terhadap pembentukan pertumbuhan ekonomi Indonesia, selain tingkat konsumsi masyarakat.

Di sisi lain, ketika ada upaya dari pemerintah untuk terus menekan tingkat pengangguran dan kemiskinan sejalan dengan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat di Indonesia namun kemudian tercatat, tingkat pengangguran terbuka di Februari 2018 turun 5,13 persen atau berkurang 140 ribu orang. Kondisi itu dinilai menjadi yang terendah sejak 1998.

Pangan-energi

Sedari awal menjabat sebagai Presiden, Jokowi memiliki cita-cita untuk mengoptimalkan fokus pengembangan pangan, energi, dan kemaritiman yang terbungkus dalam visi nawacita.

Sayangnya, menurut Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) hal itu belum terwujud sepenuhnya dalam implementasi yang sistematis sehingga ekonomi Indonesia secara fundamental belum juga beranjak membaik setelah dua dekade reformasi berlalu.

Suroto bahkan menyesalkan reformasi yang ditandai krisis ekonomi kemudian meninggalkan beban fiskal yang berat karena utang yang besar sayangnya utang itu kini terus membengkak bukan menurun. Bahkan terus mendekati kuota larangan sebagaimana diatur regulasi.

Namun ia menyadari bahwa pemerintahan saat ini masih saja digelayuti beban masa lalu, tetapi ia menegaskan kepemimpinan yang ideal harus mampu mengatasi masalah jangka pendek di samping tetap harus mampu menghubungkan dengan visi jangka panjang.

Ia menyarankan untuk memperbaiki fundamental ekonomi maka harus diberikan insentif pada importasi barang modal yang didukung industri pangan dan energi lokal.

Dengan demikian perlahan importasi pangan akan tersubstitusi sehingga dalam jangka pendek dan kian membaik dalam jangka panjang.

Faktanya Indonesia masih dihantui praktik mafia impor pangan dan energi dengan belum terlibatnya keberanian pemimpin untuk memberantasnya.

Selain itu, ekonomi Indonesia juga cenderung masih terus mengandalkan komoditas ekstraktif yang harganya dikendalikan pasar global.

Industri pangan, energi, dan pariwisata yang memberikan pekerjaan lebih banyak untuk rakyat setiap tahunnya justru menurun kualitasnya.

Di sisi lain sektor pertanian juga tampak masih kedodoran untuk mewujudkan target swasembada pangan.

Maka dengan ekonomi yang tumbuh setiap tahun rata-rata 5 persen sudah dapat ditebak bahwa kinerjanya hanya ditopang oleh pilar konsumsi.

Sementara konsumsi importasi dan ditambah beban angsuran utang dan bunga yang besar memaksa anggaran untuk selalu berada dalam bayang-bayang defisit dua digit neraca perdagangan dan neraca pembayaran sekaligus.

Untuk itu Suroto menyarankan agar Pemerintah tetap fokus mengembangkan pangan dan energi karena memiliki dampak ikutan yang luas.

Dengan begitu maka amanat reformasi dua dekade silam dalam TAP MRP RI untuk melakanakan demokratisasi ekonomi tidak akan lagi tertinggal sebagai sekadar macan kertas.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

https://www.youtube.com/watch?v=8SOxfuOBF5c

Sumber Berita:https://www.antaranews.com/berita/711575/artikel-pemberdayaan-ekonomi-setelah-dua-dekade-reformasi
RePost By:https://www.webindo.id

Online Shop : https://webindo.id/shop/ Belanja Online Terlengkap

Rumah Dijual:https://www.webindo.id/rumah-dijual/
Rumah Disewakan :https://www.webindo.id/rumah-disewa/
Apartemen Dijual:https://www.webindo.id/apartemen-dijual/
Apartemen Disewakan :https://www.webindo.id/apartemen-disewa/

Berita
Keuangan:http://www.webindo.id/newsfinancial/
Kesehatan:http://www.webindo.id/newshealth/
Properti:https://www.webindo.id/newsproperti/
Provinsi :http://www.webindo.id/newsprovinsi/
Sport :http://www.webindo.id/newssport/
Selebritis :http://www.webindo.id/newsselebritis/
Politik :http://wnewspolitik.webindo.id
Agrobis :http://www.webindo.id/newsagrobiz/
Teknologi :http://www.webindo.id/newsteknologi/

Block title