Fakta Mengejutkan Bisnis Properti di Malang, Dari 556 Perumahan, Baru 16 yang Sudah Penyerahan Kunci

Fakta Mengejutkan Bisnis Properti di Malang, Dari 556 Perumahan, Baru 16 yang Sudah Penyerahan Kunci


Penulis : Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG – Fakta mengejutkan didapat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang yang mendapati banyak bisnis properti perumahan yang belum serah terima ke pembeli.

DPKPCK Kabupaten Malang memaparkan temuan mencengangkan di bidang properti perumahan di wilayahnya.

Dari 556 perumahan yang tercatat selama tahun 2020, baru 16 perumahan yang melakukan serah terima kunci penempatan rumah kepada pembeli.

Penyebab minimnya developer menyelesaikan pembangunan rumah dikarenakan berbagai faktor.

“Kendalanya bermacam-macam salah satunya beberapa lokasi perumahan itu ditinggalkan pengembangnya. Lalu juga terakait legalitasnya, karena beberapa pengembang itu sudah tidak ada kantornya, dokumennya masih di manajemen yang lama,” beber Plt Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Imam Suyono ketika dihubungi.

Imam menambahkan jika 16 perumahan yang telah serah terima kunci tersebut tengah dalam proses pencatatan dan proses sertifikasi di Dinas Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Pertanahan.

Pada tahun 2021, DPKPCK Kabupaten Malang akan menargetkan 100 lokasi perumahan di wilayahnya. melaksanakan serah terima kunci.

Guna memastikan proses serah terima kunci berjalan sesuai ekspetasi, pengembang yang mangkir dari pemanggilan akan terus dihubungi oleh DPKPCK Kabupaten Malang.

“Bagi yang datang kita layani dan bagi yang tidak datang kita telepon terus,” kata Imam.

Terkait regulasi mengenai bisnis properti di Kabupaten Malang, Imam menerangkan Peraturan Bupati (Perbub) baru tentang Kawasan Permukiman tidak bisa mengikat pengembang perumahan lama.

Namun hanya mengikat pengembang perumahan baru.

“Kami melakukan pendekatan dulu dan sanksi belum kita terapkan, karena peraturan itu terbit setelah pengembang lama. Sehingga untuk pengembangan baru, ya kita perlakukan peraturan ini,” ucap Imam.





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: