Galaxy Property Proyeksikan Penjualan Naik 75%

CEO Galaxy Property Kennard Nugraha pada acara Lifetime Achievement, Rabu (10/3/2021). Foto: Istimewa


SURABAYA, investor.id -Perusahaan agen properti, Galaxy Property, meyakini stimulus diskon PPN untuk hunian akan mendongkrak penjualan rumah baru (primary). Galaxy Property pun memproyeksikan penjualan tahun ini bisa naik 75% dibanding tahun sebelumnya. Apalagi, ditunjang kebutuhan konsumen yang mulai meningkat di awal tahun dan ketersedian stok unit rumah baru dari pengembang juga cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.

CEO Galaxy Property, Kennard Nugraha, mengatakan awal pandemi memang cukup memukul pasar properti di tanah arir. Bahkan penjualan Galaxy sempat turun 30%. Namun, di pertengahan tahun 2020 penjualan kembali naik 30% saat para developer mulai memperkenalkan produk barunya dengan harga kisaran Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.

Memasuki tahun 2021, ia cukup optimistis kalau pasar properti tahun ini akan mengalami pertumbuhan yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Itu terlihat dari omzet Galaxy dalam periode dua bulan pertama tahun ini yang tumbuh 20%. Apalagi dengan adanya stimulus pemerintah terkait pembebasan PPN untuk pembelian rumah mulai Maret sampai Agustus 2021 nanti. Konsumen yang membutuhkan rumah baru baik untuk digunakan sendiri maupun investasi tentu akan memanfaatkan stimulus tersebut. Pengembang tentu juga merespon kebijakan itu dengan menyiapkan ketersedian produknya.

“Kami proyeksikan omzet tahun ini bisa tumbuh 75% dibandingkan tahun lalu, stimulus pemerintah berupa diskon PPN untuk pembelian rumah sampai Agustus nanti tentu akan menaikkan properti primary,” kata Kennard, Jumat (12/3/2021).

CEO Galaxy Property Kennard Nugraha pada acara Lifetime Achievement, Rabu (10/3/2021). Foto: Istimewa

Kennard menyebutkan, selama pandemi telah terjadi perubahan di pasar properti. Konsumen yang terikat dengan aturan protokol kesehatan seperti jaga jarak akhirnya lebih memanfaatkan media sosial atau medsos dalam memilih produk properti. Harga yang diincar juga di bawah Rp 1 miliar.

Karena perubahan itu, para pengembang tertarik merilis produk-produk rumah dengan harga di bawah Rp 1 miliar dan menyasar segmen pengguna langsung atau enduser. Langkah itu rupanya cukup strategis dengan banyaknya respon konsumen.

Kalangan developer dan property agent mau tidak mau juga harus menyesuaikan konsep pemasaran dengan digital, selain menyiasati kondisi pandemi yang mengurangi pertemuan tatap muka, juga untuk memperluas segmen pasar ke kalangan milenial.

Perubahan perilaku selama pandemi ini juga berlaku bagi Galaxians, sebutan untuk Property Consultant Galaxy, dalam hal memasarkan properti. Mereka memanfaatkan teknologi video dengan memberikan viewing secara virtual kepada konsumen, selain juga program promo melalui media sosial. Cara promosi yang menarik melalui sosial media serta gimmick marketing yang tepat menjadi salah satu faktor mengapa penjualan rumah di bawah Rp 1 miliar cukup menggembirakan.

“Mau tidak mau, Galaxians yang belum familiar dengan sosial media harus melakukan akselerasi dengan hal ini untuk meningkatkan skill penjualan mereka,” terang Kennard.

Selain secara kualitas melakukan penajaman skill kepada property consultant, dari sisi kuantitas Galaxy juga terus membuka kantor baru. Kennard menyebut, sepanjang tahun 2020, jumlah property consultant Galaxy tumbuh 30%.

Guna mengapresiasi keberhasilan para property consultant Galaxy yang tetap produktif memasarkan properti baik primary maupun secondary selama satu tahun terakhir ini, Galaxy memberikan award tahunan yang merupakan ajang prestisius untuk para property consultant.

“Meski dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum berakhir, Galaxy tetap menggelar Annual Award Event dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pada ajang ini ada 200 orang property consultant dari seluruh kantor Galaxy di Indonesia yang mendapatkan penghargaan,” tutur Kennard.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: