Honor RT dan RW Teracam Ditaha Kalau Tak Becus Urus Covid-19

Honor RT dan RW Teracam Ditaha Kalau Tak Becus Urus Covid-19


RADARSUKABUMI.com – Saat ini pemerintah memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk skala RT dan RW.

Peran aktif pengurus RT dan RW menjadi kunci dalam penekanan angka covid-19. Bahkan, satuan wilayah terkecil itu juga dibagi menjadi sejumlah zona, mulai hijau sampai merah.

Kepala Desa Burangkeng, Nemin, meminta agar pengurus RT dan RW serius dalam memantau dan menangani covid-19 di wilayah masing-masing.

Dia bahkan menyiapkan sanksi jika RT dan RW tak dapat melakukan tanggung jawab itu dengan baik.

“Kita akan tahan honornya jika RT/RW lalai dalam menangani covid-19 di wilayahnya,” ucap Nemin baru-baru ini.

Oleh karena itu, Nemin mempersilakan apabila pengurus RT/RW dapat tegas terhadap warga yang tak menjalankan protokol kesehatan.

“Itu sangat boleh, sangat boleh RT/RW menegur warganya. Kami meminta tegas, karena kan ga mungkin kami memantau semua,” tuturnya.

Nemin juga meminta surat keterangan negatif covid-19 sebagai syarat warga baru di wilayahnya.

Di BTR (Bekasi Timur Residence) 7 itu perumahan baru, banyak warga baru berdatangan. Jika tidak mau menunjukkan hasil swab, harus diisolasi selama 14 hari jauh dari warga. Kalau 14 hari tidak ada, apa-apa baru diperbolehkan masuk ke rumahnya,” tegas dia.

(PJ/izo)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: