Desain Rumah Sehat Makin Digandrungi selama Pandemi

Konsep rumah sehat paling cocok digunakan pada masa pandemi. Ilustrasi: Shutterstock


Jakarta: Pandemi covid-19 memicu kegiatan sekolah dan bekerja dari rumah (work from home). Alhasil, rumah sehat menjadi tren selama pandemi.  
 
Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida menuturkan tren permukiman saat ini dan ke depan membutuhkan lebih banyak ruang terbuka. Fasilitas di kawasan permukiman juga dibentuk selengkap mungkin.
 
“Pada titik ini, desain rumah semakin memperhatikan siruklasi udara dan pencahayaan,” ujar Totok dalam webinar Rumah Sehat Sebagai Kebutuhan Gaya Hidup, Kamis, 18 Februari 2021.






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Hidayat menuturkan, rumah merupakan sarana awal pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.
 
“Desain rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kini menyesuaikan protokol kesehatan penanganan covid-19, mengakomodasi kebijakan social distancing (penataan ruang), desain sirkulasi udara yang lebih baik,” jelasnya.
 
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Intiland Theresia Rustandi menegaskan, memiliki rumah yang layak dan sehat bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
Itu sebabnya, Intiland bersinergi dengan Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM) dalam program bedah rumah. Kegiatan ini adalah inisiatif dan aksi nyata yang bagus sekali.
 
“Semoga makin banyak yang berkolaborasi dalam program ini, sehingga makin banyak pula masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” kata dia.
 
Program bedah rumah itu, selaras dengan program Intiland Teduh yang telah berjalan. Ini merupakan gagasan dan ide yang tujuannya membantu masyarakat kurang mampu memiliki rumah yang layak dan sehat sehingga kualitas hidupnya meningkat.
 
Ketua umum JPKM Irwen Azhari menuturkan pola hidup sehat sangat penting di tengah pandemi. Menurutnya hunian dengan sistem pencahayaan yang alami, sirkulasi udara, sistem sanitasi yang baik tentunya menjadi aspek penting sebagai tempat tinggal yang layak dan sehat.
 
Untuk itu, JPKM melakukan kegiatan dua bedah rumah masing-masing di Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan dan Serpong, Tangerang Selatan.
 
Kegiatan donasi tersebut diwujudkan dalam bentuk bedah rumah dan membagikan paket kesehatan. Rumah yang dibedah adalah rumah yang tidak layak huni menjadi rumah layak huni.
 
Dalam membedah rumah, JPKM melibatkan pengurus RT, RW, warga sekaligus pemilik rumah untuk ikut dalam proses bedah rumah. Selain itu, warga akan mendapat sosialisasi perilaku hidup sehat sebagai bekal meningkatkan imunitas tubuh.
 
(KIE)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: