Desain Rumah Rustic Gaya Alami Khas Pedesaan : Okezone Economy

https://www.thespruce.com/thmb/t-xXv23keRk9Z_I9NOBI68LRNEg=/960x0/filters:no_upscale():max_bytes(150000):strip_icc():format(webp)/audreyhallphoto_68966333_2394210900850979_7661410854188331037_n-2bdec913e5114e85bfee33dade320acc.jpg


JAKARTARumah desain rustic merepresentasikan gaya pedesaan yang alami, tua, dan organik. Rustic merupakan kebalikan dari desain modern atau kontemporer. Jenis desain ini sangat mudah diterapkan.

Baca Juga: Tak Hanya Sebagai Hiasan, 5 Tanaman Ini Memiliki Khasiat Obat

Di Indonesia, gaya rustic sudah sering diterapkan, terutama untuk bangunan rumah yang menganut paham arsitektur tradisional. Contohnya, rumah-rumah di lingkungan desa atau rumah adat yang dibuat dari kayu kasar.

Melansir dari The Spruce, Jumat (12/2/2021) desain rustic dominan menggunakan palet warna yang menenangkan dan tradisional. Seperti beige, putih, cokelat, dan abu-abu.

Desain rustic identik dengan material alami. Seperti kayu asli, bebatuan, dan batu bata asli. Di sisi tekstil, akan menggunakan banyak rami, kain goni, dan kanvas di seluruh rumah. Saat mendesain rumah dengan konsep rustic, pilihlah kayu asli daripada kayu palsu.

Tidak seperti gaya dekorasi trendi lainnya seperti modern dan abad pertengahan, desain rustic sering kali digambarkan sebagai desain yang memiliki kesan material yang cukup kuat. Sebab sebagian besar materialnya tidak difinishing, diamplas, atau diaci.

Fokus rustic harus pada materialnya, bukan pada desainnya, jadi banyak pemilihan furnitur yang sangat sederhana. Meja dan kursi yang ramping memungkinkan mata untuk fokus pada bahan daripada bentuknya.

Pada kamar tidur, pertimbangkan tempat tidur yang terbuat dari linen atau katun organik. Pastikan semuanya menggunakan warna netral dan tidak terlalu banyak motif.



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: