Akibat Longsor di Kota Malang, Tiga Keluarga Mengungsi

banner 468x60


NUSADAILY.COM – MALANG – Bencana tanah longsor yang terjadi di Perumahaan Griya Sulfat Inside Kavling 10, Jalan Sadang, RT 9 RW 18, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang tidak hanya menyebabkan satu orang diduga hanyut terbawa arus. Namun, juga membuat tiga orang keluarga lain turut mengungsi.

Diketahui, kawasan tersebut merupakan perumahan baru, dari total 12 rumah yang ada, baru sekitar empat rumah yang terisi. Salah satunya, rumah milik Roland Sumarna, 40. Atas peristiwa yang menimpa Roland, ketiga keluarga lain, yang berjumlah sekitar 13 orang harus ikut mengungsi demi keselamatan diri.

BACA JUGA: Kapolresta Malang Kota Beri Bantuan Korban Longsor Bunulrejo

Selasa (19/1/2021), Wali Kota Malang, Sutiaji mendatangi istri Roland, Yunicha, 26 dan anak-anak Ronald yang berada di rumah Ketua RT. Serta, ia juga mendatangi sejumlah warga yang turut mengungsi.

“Sekarang, mereka mengungsi di pak RT. Tentu, nanti akan kami berikan santunan, baik dari Dinsos (Dinas Sosial-Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” terang dia.

Dia menjelaskan, pihaknya akan memberikan bantuan yang akan disampaikan langsung kepada keluarga korban.

“Kami mohon doanya bagi keluarga korban, mudah-mudahan, korban juga segera ketemu,” tandas dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Ali Mulyanto menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Tadi sudah diberi bantuan sembako pada keluarga dan santunan dari pak Wali (Wali Kota Malang),” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Ali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap terjadinya bencana, utamanya di kawasan permukiman padat di sekitar aliran sungai.

“Kalau di lokasi padat permukiman di sekitar aliran sungai, potensinya jadi lebih besar. Daerah aliran sungai di Penanggungan, Oro-Oro Dowo, Tlogomas hingga Kebonsari,” papar dia.

BACA JUGA: Hujan Deras, Warga Bunulrejo Kota Malang Hanyut Terbawa Arus Sungai

Berdasarkan informasi dari BMKG, lanjut Ali, akan ada peningkatan intensitas curah hujan tinggi akibat La Nina.

“Curah hujan sebesar 40 persen, baik intensitas maupun durasinya, mudah-mudahan di Kota Malang nggak kena,” kata dia.

Ali memprediksi, peristiwa tersebut diperkirakan hingga bulan Maret 2021 mendatangm

“Diperkirakan, sampai bulan Maret, air hujan akan turun luar biasa, puncaknya bulan Januari sampai Februari 2021 ini. Masyarakat harus tetap waspada,” pungkas dia.(nda/lna)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: