Bisnis Properti Subsektor Ritel Diprediksi Masih Bakal Tertekan

Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta karena penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) terkait dengan pandemi Covid-19./Bisnis - Nurul Hidayat


Bisnis.com, JAKARTA – Sektor properti ritel diperkirakan masih mengalami tekanan pada tahun ini akibat belum meredanya kasus Covid-19 dan diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Bali.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan sektor ritel masih mengalami tekanan pada 2021.

Hal itu dikarenakan bisnis ritel termasuk pusat perbelanjaan yang tentunya sangat bergantung pada mobilitas dan keramaian masyarakat pengunjungnya. Oleh karena itu, adanya PSBB sangat berdampak pada bisnis ritel.

“Bisnis ritel akan bangkit kalau pandemi sudah terkendali dan vaksin sudah dilaksanakan,” ujarnya pada Senin (11/1/2021).

Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung yang datang ke mal berdampak pada peritel yang mulai meninggalkan toko-tokonya.

“Jadi, para peritel ini kekurangan traffic yang masuk ke mal, transaksi juga menurun, sehingga mereka ada juga yang tidak bisa bertahan dan itu juga akhirnya memengaruhi tingkat hunian,” paparnya.





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: