Broker Properti Pemula dan Hambatan yang Sering Dihadapinya


broker properti pemula
KIat menjadi broker properti pemula. Foto: Ist/Net

Menjadi broker properti pemula bukanlah hal yang mudah. Meskipun bisnis properti termasuk jenis usaha yang sangat menjanjikan namun agar berhasil tentunya membutuhkan keahlian. Termasuk dalam mengenali hambatan yang ada.

Bisnis dalam bidang properti cenderung stabil dan jarang sekali mengalami kelesuan. Bahkan pada saat pandemi Covid-19 yang sempat memperparah perekonomian banyak negara namun bisnis yang satu ini terus berkembang.

Salah satu aspek yang menarik minat banyak orang adalah menjadi broker properti. Keuntungan yang besar dan kemudahan caranya membuat banyak pemula yang juga tertarik untuk ikut dalam jual beli properti ini.

Meskipun terbilang mudah tak sedikit broker properti pemula yang justru gagal dalam membukukan penjualan. Sedangkan broker yang lain malah semakin meningkat saja penjualannya dan mampu meraih keuntungan yang sangat besar.

Karena itu sangat penting bagi siapa saja yang ingin terjun sebagai broker dalam penjualan properti untuk mengenal kendala dan hambatan yang sering ada. Dengan mengetahui tantangan ini akan memudahkan Anda melakukan penjualan.

Baca Juga: Memilih Broker Forex Terbaik untuk Keamanan Trading

Hambatan dan Tantangan Broker Properti Pemula

Untuk Anda yang tertarik untuk menggeluti dunia properti ada banyak tantangan dan kendala yang mesti Anda hadapi. Berikut ini berbagai hambatan dan tantangan broker properti pemula yang wajib Anda tahu.

Merasa Yang Paling Tahu

Saat berhadapan dengan calon klien atau pemilik properti yang akan menjual rumah atau tanahnya, biasakan untuk mendengar keluhan dan ekspektasi mereka tentang properti yang ingin mereka jual. Hindari sikap yang sebaliknya.

Dengan mendengar keluhan dan ekspektasi, Anda sebagai broker properti akan mengetahui strategi yang tepat dalam memasarkan properti klien.

Sebaiknya Anda jangan merasa tahu yang terbaik, baik karena alasan properti klien yang akan Anda jual atau tentang lokasi properti klien. Kecuali Anda benar-benar mengetahui masalahnya, atau Anda tahu lokasinya.

Klien yang hanya memberi tahu apa yang kita butuhkan bukanlah klien yang tidak mengerti. Bisa jadi karena sifatnya seperti itu, dia tahu banyak tapi tidak mau banyak bicara.

Bahkan ada juga klien yang tahu banyak dan sengaja memilih diam. Mereka ingin menilai agen atau broker properti pemula seperti apa dan seberapa kompeten Anda ini. Seperti seorang pengemudi, bagaimana Anda mengendalikan kendaraan.

Jika Anda tidak memahami hal ini, berhati-hatilah. Proposal Anda sebagai calon pialang real estat untuknya mungkin hilang, dan calon klien Anda akan beralih bekerja dengan agen lain.

Padahal, properti yang akan mereka jual adalah properti yang menurut Anda akan cepat laku. Dan akhirnya Anda akan gagal.

Baca Juga: Aplikasi “One21” Diklaim Permudah Broker Jualan Properti

Rendah Diri

Menjadi broker properti pemula yang rendah hati memang bak tapi jangan rendah diri. Jika Anda telah mendapatkan kepercayaan klien untuk memasarkan properti, Anda harus percaya diri memasarkan properti kepada calon pembeli yang ada dalam list Anda.

Saat Anda merasa minder dengan calon pembeli properti yang Anda incar, maka yakinlah bahwa calon pembeli properti akan “merasa di atas angin”, karena mungkin Anda terlihat canggung, gugup, dan tidak percaya diri dengan kehadirannya.

Dalam pertempuran, ketika ini terjadi, Anda secara psikologis sudah kalah. Maka tidak ada artinya melanjutkan pertempuran kan? Itu berarti kalah sebelum bertarung.

Ingat, modal Anda sebagai broker properti pemula adalah berani dan percaya diri. Siapa pun sosok calon pembeli properti yang Anda tawarkan, jangan pernah mundur satu langkah pun.

Oleh karena itu, untuk memenangkan pertarungan, gunakan strategi dengan mengidentifikasi lebih jauh sosok atau profil calon pembeli properti, mencari latar belakangnya, pekerjaan apa, kesibukannya, dan lain sebagainya.

Mungkin tidak sampai itu saja pada kesempatan pertama, tetapi Anda dapat mengompilasinya dengan data tim Anda.

Jika Anda sudah memiliki informasi, dan menguasai hal-hal tentang calon pembeli properti, maka ketika Anda berbicara dengannya Anda sudah setengah menuju kemenangan.

Anda memiliki setengah dari hatinya yang bisa Anda kontrol dan Anda tinggal menyadapnya dengan menampilkan profil properti yang Anda tawarkan. Termasuk apa saja keuntungan dan manfaat membeli properti tersebut.

Itulah berbagai hambatan yang sering muncul dalam bisnis properti. Sebagai broker properti pemula tentunya tak perlu minder, merasa kalah, atau bahkan mundur. Anda justru perlu mempersenjatai diri dengan informasi klien atau pembeli yang lengkap. (R11/HR Online)

Editor: Jujang

Aegis Boost Pro



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: