Mengintip Desain Rumah Bawah Tanah yang Dijual Rp33 Miliar


Agen penjual properti tersebut, Terri Alexander, mengatakan pada Today Home, awalnya ia pikir bakal susah untuk masuk ke dalam rumah bawah tanah. Pemilik properti mengutamakan privasi dan keamanan saat membangun rumah. Mereka juga sadar tentang melindungi diri dari badai dan tornado yang secara berkala terjadi di daerah tersebut.

“Akhirnya dibangun jadi semacam bukit. Mereka menggali, membuat struktur, membangun, lalu menutupnya kembali,” Alexander menjelaskan.

Menurut agen penjual, perabotan unik dan berwarna-warni dapat diteruskan ke pembeli. Namun, jika bukan penggemar motif cerah, Anda selalu bisa mendekor ulang. Setiap kamar didekorasi dengan gaya dan tema yang berbeda.

Meski rumah itu berada di bawah tanah, kesan sesak berusaha dibuang jauh. Kamar-kamarnya beratap kubah dengan ketinggian lebih dari 7,6 meter.

Kelebihan lain, rumah itu sepenuhnya mandiri atau self-sustaining. Pihaknya menggunakan air dari sumur di properti, memiliki sistem air dan septik sendiri, bahkan punya generator yang dapat memberi daya pada rumah selama dua minggu.

 



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: