30 Kata Bijak tentang Ayah, Sosok Terbaik yang Menginspirasi Hidupmu


21. “Mungkin kita tidak akan pernah mendengar tangisan seorang ayah karena seorang ayah selalu ingin terlihat kuat agar anaknya dapat berlindung di tangan dan dadanya tanpa pernah meragukanya, ia dapat memberikan rasa aman kepadanya kala sang anak merasa terancam, itulah ayah”. – Kang Maman

22. “Panggilan ‘ayah’ dari anak-anak, ketika si buruh pulang dari pekerjaannya, adalah obat duka dari dampratan majikan di kantor. Suara ‘ayah’ dari anak-anak yang berdiri di pintu, itulah yang menyebabkan telinga menjadi tebal, walau gaji kecil. Suara ‘ayah’ dari anak-anak, itulah urat tunggang dan pucuk bulat bagi peripenghidupan manusia”. – Buya Hamka

23. Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya? Karena kehabisan minyak dan energi. Mimpi semakin mahal, hari esok semakin tak terbeli. Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk belajar matematika. Ia menangis tanpa suara: butiran bensin meleleh dari kelopak matanya. Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah. Ibunya terbaring sakit di rumah. Malu pada guru dan teman-temannya, coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan. Dadah Ayah, dadah Ibu, Ibu cinta terlonjak bangkit dari sakitnya. Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami”. – Joko Pinurbo

24. “Saya menghormati ayah saya, tapi aku mencintai ibuku”. – Adolf Hitler

25. “Hugo teringat kadang-kadang di malam hari, ayah membacakan kisah-kisah petualangan seru karya Jules Verne dan koleksi dongeng Hans Christian Andersen, yang merupakan favoritnya. Hugo rindu ingin dibacakan cerita”. – Brian Selznick

26. “Hal terbaik untuk diberikan kepada musuhmu adalah ampunan. Kepada lawan, toleransi. Teman, hatimu. Anak Anda, contoh yang baik. Ayah, rasa hormat. Ibumu, kebanggaan. Diri sendiri, kehormatan. Umat manusia, amal”. – Benjamin Franklin

27. “Ayah juara satu seluruh dunia”. – Andrea Hirata

28. “Ayah saya selalu menekankan, ada hal-hal yang bisa diprediksi. Dan pekerjaan yang cerdas akan menghasilkan hasil yang cerdas. Sejak kecil, saya belajar menakar dulu hal-hal tertentu dalam pikiran saya, sebelum saya melihat hal-hal itu berhasil. Cara ini menghemat banyak waktu dan uang saya”. -Donald Trump

29. ‘Warisan terbesar seorang ayah adalah dapat membuat keluarganya sebagai teladan”. – Ahmad Dahlan

30. “Pada setiap napasnya, ayah memancangkan tiang-tiang asa agar langkahmu sampai pada bianglala”. – Abdurahman Faiz

 

Sumber: Jagokata, Goodminds, Sepositif



Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan