Pola Bisnis Properti akan Berubah di Kenormalan Baru

Pola Bisnis Properti akan Berubah di Kenormalan Baru


Jakarta: Pola bisnis sektor properti dipastikan akan berubah di era kenormalan baru. Peran digital menjadi tumpuan para pengembang properti untuk memasarkan produknya.

CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan bahwa peran digital sangat strategis. Disruption technology semakin cepat, namun tidak semua terbiasa dalam menghadapi perubahan serba cepat ini.



“Mengingat, interaksi secara digital tidak selalu memuaskan sebagian konsumen. Sebab, karakter pembelian properti dengan interaksi bertemu langsung tidak akan bisa tergantikan dengan digital,” katanya, Selasa, 23 Juni 2020.

Menurut Ali, interaksi digital relatif lebih efisien bagi pembeli dan penjual untuk interaksi awal. Namun, proses transaksi properti tak dimungkiri membutuhkan temu secara fisik, apa pun kondisinya.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid memastikan bahwa pemerintah terus mendorong agar sektor properti di Indonesia tetap tumbuh pada new normal ini.

Ditjen Perumahan Kementerian PUPR pun tetap berkoordinasi dengan sejumlah asosiasi pengembang perumahan untuk mencari solusi bersama terkait berbagai hambatan yang dialami para pengembang.

 

“Sektor properti menjadi salah satu pendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia. Jadi kita harus bersemangat dan bersama-sama membuka lapangan kerja untuk masyarakat dalam pembangunan rumah dengan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” ungkapnya.

(KIE)







Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: