30 Kata-Kata Bijak tentang Utang, Pengingat untuk Pengingkar Janji


Bola.com, Jakarta – Ketika sedang kepepet tidak memiliki uang dan memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi, seseorang ada kalanya terpaksa meminjam atau utang kepada orang terdekat, termasuk teman, sahabat maupun kolega.

Ada yang menyepakati janji dengan mengembalikan pinjaman tersebut sesuai waktu yang disepakati, namun tak sedikit yang abai dan tak segera melunasi utang meski sudah jatuh tempo pembayaran.

Utang adalah sesuatu yang dipinjam, baik berupa uang maupun benda.

Belakangan, tak sedikit cerita-cerita perihal utang beredar di media massa maupun media sosial. Hal itu terkait sikap para pengutang yang justru merasa kesal ketika ditagih untuk membayar utang tersebut.

Tak jarang hingga muncul percekcokan dan tindak kriminal akibat kasus utang-piutang.

Padahal, menunda membayar utang merupakan sebuah perbuatan kezaliman.

Berbagai metode dilakukan untuk memperingatkan para pengutang agar teringat akan utang-utang mereka. Satu di antara cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengucap atau menulis kata-kata bijak tentang utang.

Ada bermacam kata-kata bijak tentang utang yang bisa kamu jadikan referensi. Semoga setelah mendengar atau membaca kata-kata bijak ini, mereka yang meminjam uang atau barang darimu, segera menyadarinya.

Berikut ini kumpulan kata bijak untuk orang yang susah bayar utang, seperti dirangkum dari laman Mainkata, Juproni, dan Katamutiara Cektutorial, Rabu (10/6/2020).

1. “Lebih baik pergi tidur tanpa makan malam daripada bangun tidur dengan utang.” -Benjamin Franklin

2. “Hanya meminta haknya namun seperti mengemis. Untuk kamu yang telah berhutang ketahuilah bahwa kamu telah mengambil hak saudaramu jika tidak segera membayarnya.” -Steffifauziah

3. Punya utang, tapi selalu sosialita ke mana-mana. Giliran ditagih malah ngeles bilangnya gak punya duit. Ada.”

4. “Nagih utang, tapi ngemisnya kayak kita yang mau ngutang.”

5. “Bermudah-mudahan berutang akan mudah menghasilkan dosa selanjutnya. Niat jelek tidak akan bayar. Niat bayar tidak tepat waktu. Bohong akan bayar tepat waktu. Merusak hangatnya persaudaraan. Muncul saling curiga. Memutus silaturahmi karena malas berjumpa. Pinjaman riba bank.”

6. “Beberapa orang terjebak dalam kebahagiaan pamer di sosial media, sampai lupa tumpukkan utang di dunia sosial yang nyata.” -Boy Candra

7. “Yang aku bayar pada tukang pecel hanyalah biaya produksi, waktu, dan tenaganya. Rasaku ketika makan pecel dan berbagai sensasinya tak terbayar. Itulah utang rasa.” -Sujiwo Tejo

8. “Aku wasiatkan kepada kalian agar tidak berutang meskipun kalian merasakan kesulitan, karena sesungguhnya utang adalah kehinaan di siang hari, kesengsaraan di malam hari.” -Umar bin Abdul Aziz

9. “Jangan karena utang rezeki orang terhalang.”

10. “Kamu itu orangnya jarang ngomong, tapi sekalinya ngomong, minjem duit.”

11. “Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu pura-pura melupakannya.”

12. “Buat apa punya credit card kalau enggak boleh utang?” -Nurilla Iryani

13. Bayar utang jangan nunggu ditagih karena mungkin yang mengutangkan sangat menghargaimu sehingga tidak berani nagih.” -Oom Komariah

14. “Jangan minjemnya melas, bayarnya males. Ayo bayar utang! “Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” -HR. Ibnu Majah

15. “Minjemnya melas-melas, bayarnya males-males.”

16. “Ketika itu, kamu bilang sedang butuh. Sejujurnya, saat ini aku juga sedang butuh.”

17. “Berhati-hatilah kamu dalam berutang, sesungguhnya utang itu mendatangkan kerisauan di malam hari dan menyebabkan kehinaan di siang hari.” -HR. Baihaqi

18. “Nagih utang, Senin ditagih jawabnya “Ok”, Selasa ditagih jawabnya “Iya”, Rabu ditagih jawabnya “Bentar”, Kamis ditagih jawabnya “Sore”, Jumat ditagih jawabnya “Besok”, Sabtu dan Minggu ditagih jawabnya “Bank tutup!” Kesimpulannya: “Janji adalah utang dan utang membuat banyak janji!”

19. “Janji adalah utang. Dan utang tetaplah utang, yang harus dibayar kembali suatu saat nanti.” -Emma Grace

20. “Utang adalah biaya hidup masa depan yang kau pakai hari ini. Tabungan adalah biaya hidup masa depan yang sudah kau miliki hari ini.” -Harry Slyman

21. “Kalau mau pamer apa-apa di internet atau media sosia,l pastiin dulu kamu gak punya utang sama orang yang ada di friendlistmu.”

22. “Hidupmu akan berubah lebih baik jika kamu bersedia mengubah dirimu terlebih dahulu.”

23. “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi mempunyai uang akan membuat orang lebih bahagia dari pada tidak punya.”

24. “Derita adalah momentum membayar utang. Siapa saja yang melawan, tidak saja gagal membayar utang, ia malah menciptakan utang yang baru.” -Gede Prama

25. “Jangan pernah berutang jika utang itu hanya untuk Anda “seakan-akan terlihat lebih sukses” oleh orang-orang di sekililing Anda karena inilah yang dimaksud dengan “hidup di dalam ilusi”. -Joe Hartanto

26. “Saat minjemin duit ke temen, gue dianggap malaikat penolong. Saat gue nagih, gue dianggap malaikat pencabut nyawa.”

27. “Walaupun Anda akan menjadi miskin dengan membayar utang, itu lebih baik daripada mati dalam utang.”

28. “Minum kopi bikin tenang, bayar utang lebih tenang.”

29. “Janji adalah utang tetapi, kalau utang di bayar ya jangan dijanjiin aja.”

30. “Utang wajib dibayar walau tidak ditagih. Meskipun kamu jatuh miskin membayar utang itu jauh lebih terhormat dari pada kamu membawa utang dalam kematian.”

 

Sumber: Mainkata, Juproni, Katamutiara Cektutorial



Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan