12 Tempat Kuliner Malam Legendaris di Jakarta, Buat Makan di Rumah Halaman all

Kepiting Saus Tiram di Pecenongan, Jakpus.


 

JAKARTA, KOMPAS.com – Berburu kuliner di Jakarta pada malam hari tak ada matinya. Di penjuru Ibu Kota, ada saja entah warung kaki lima atau restoran yang menjajakan kuliner malam yang sayang untuk dilewatkan.

Namun, pada masa ini lebih baik bawa pulang makanan dan minuman tersebut dan nikmati di rumah bersama keluarga. Bisa juga pesan via ojek online.

Baca juga: 7 Makanan Legendaris di Jakarta, Sekarang Bisa Diantar ke Rumah

 

Sebaiknya, pastikan pula jam buka tempat makan dengan menghubungi pemiliknya.

Berikut 12 tempat kuliner legendaris di Jakarta yang telah Kompas.com rangkum.

1. Gultik

Gulai tikungan alias gultik ini jadi salah satu yang paling legendaris. Terletak di tikungan Jalan Mahakam, Blok M, Jakarta Pusat, kamu bisa menemukan banyak pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang jalan.

Gultik yang bisa kamu temukan di sini berupa gulai sapi yang di dalamnya terdapat daging sapi serta bagian lain dari sapi seperti urat, tetelan, lemak, hingga jeroan. 

Baca juga: Kangen Makan Gultik? Ikuti Resep Gampang Membuat Gulai Tikungan

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Kepiting Saus Tiram di Pecenongan, Jakpus.

2. Pecenongan

Kawasan Pecenongan pada malam hari dikenal jadi pusat kuliner sejak tahun 1970-an. Para pedagang di sini mulai ramai membuka tempat dagangannya sejak pukul 17.00 sampai dini hari.

Kamu bisa menemukan banyak sekali jenis makanan di sini. Beberapa yang paling populer adalah Bubur Kwang Tung yang buka 24 jam. Ada bubur kepiting dan ayam hainan yang nikmat.

Baca juga: Naik Bus Wisata Gratis ke Pecenongan, Ini 4 Pilihan Kulinernya

Jika ingin yang manis-manis, bisa coba Martabak Pecenongan yang juga legendaris. Serta banyak warung tenda seafood yang menawarkan aneka hidangan laut segar.

Penampilan sate padang Ajo Ramon yang merupakan khas Padang Pariaman, dengan bumbu yang lebih coklat keruh kemerahan, karena bumbu dan rempahnya yang berbeda dari sate Padang Bukit Tinggi, dan lainnya.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Penampilan sate padang Ajo Ramon yang merupakan khas Padang Pariaman, dengan bumbu yang lebih coklat keruh kemerahan, karena bumbu dan rempahnya yang berbeda dari sate Padang Bukit Tinggi, dan lainnya.

3. Sate Padang Ajo Ramon

Sate Padang Ajo Ramon terletak di Jalan Cikajang Raya No.72, Senopati, Jakarta Pusat. Sate padang ini jadi salah satu yang paling populer dan legendaris di Jakarta.

Potongan dagingnya besar, bumbu satenya kental, pedas, dan nikmat. Selain berisi daging sapi, ada juga daging lidah sapi yang kenyal dan menggugah selera.

Jangan lupa pesan sate bersama lontong agar semakin lengkap.

Nasi Goreng kambing di Nasi Goreng Kebon Sirihdok. Nasi Goreng Kebon Sirih Nasi Goreng kambing di Nasi Goreng Kebon Sirih

4. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Sudah ada sejak 1958, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih sudah tak perlu diragukan lagi keistimewaannya. Bumbu rempahnya kuat, dengan daging kambing yang berpotongan besar dan empuk.

 

Sate Taichan Bang Ochit di Senayan.BIGDISH Sate Taichan Bang Ochit di Senayan.

5. Sate Taichan Senayan

Kawasan Senayan punya banyak pedagang sate taichan. Salah satu yang paling populer adalah Sate Taichan Bang Ocit.

Berpusat di Jalan Asia Afrika, Sate Taichan Bang Ocit punya cita rasa yang gurih, pedas, dan segar. Daging ayamnya juga besar-besar dengan harga yang relatif terjangkau.

Gohyong di Jalan Sabang, Jakpus.KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Gohyong di Jalan Sabang, Jakpus.

6. Jalan Sabang

Jalan Sabang juga jadi salah satu kawasan kuliner malam yang populer di Jakarta. Tak terlalu jauh dari kawasan Monas, kamu bisa menemukan aneka jenis makanan di sini.

Mulai dari Sate Jaya Agung, Sate Sabang Pak Hery, aneka seafood di Ben Seafood, sampai Soto Ceker Ranjau, dan masih banyak lagi.

7. Bubur Ayam Barito

Pecinta bubur ayam pasti tak asing dengan Bubur Ayam Barito. Terletak di Jalan Gandaria Tengah III, Kebayoran Baru, bubur ayam ini tak pernah sepi pengunjung.

Tekstur bubur kental, tanpa ditambahkan kuah kaldu kuning. Uniknya, ada juga tambahan topping cheese stick atau stik keju dan daging ayam tebal yang menggugah selera.

8. Nasi Uduk Kebon Kacang

Di kawasan Kebon Kacang ada cukup banyak warung nasi uduk. Salah satu yang paling terkenal adalah Nasi Uduk dan Ayam Goreng Kebon Kacang Zainal Fanani.

Kedai ini seringkali ramai dikunjungi. Tak jarang selalu penuh dan sulit dapat tempat duduk.

Di sini kamu tentu saja bisa menikmati nasi uduk yang dibungkus dengan daun pisang terbuka di bagian atas. Terlihat taburan bawang goreng mengguggah selera di atasnya.

Satu porsi nasi uduk terbilang sedikit, maka tak jarang bagi yang benar-benar lapar bisa menghabiskan sampai 5 bungkus banyaknya.

 

9. Angkringan Blok M

Pada malam hari area dekat lobi Blok M Square akan berubah jadi jejeran warung angkringan lengkap dengan tempat lesehan.

Kamu bisa memilih banyak jenis lauk pauk di sana. Mulai dari ayam goreng, ikan goreng, kikil, tumis taoge, daun singkong, jamur, tempe orek, dan masih banyak lagi.

Ketan Susu yang Menjadi Favorit Para Pelanggan Dengan Harga yang Sangat Bersahabat, Rabu (13/3/2019)KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYA Ketan Susu yang Menjadi Favorit Para Pelanggan Dengan Harga yang Sangat Bersahabat, Rabu (13/3/2019)

10. Ketan Susu Kemayoran

Ingin yang manis-manis? Ketan Susu Kemayoran bisa jadi pilihan. Terletak di Jalan Garuda, Kemayoran, warung ini hampir selalu dipenuhi pembeli.

Ketan yang lengket ditemani dengan kucuran kental manis dan keju pasti luar biasa nikmat.

Jika ingin coba yang lain, ada juga ketan original dan ketan kelapa. Tak itu saja, jika sedang ingin camilan gurih ada juga aneka gorengan.

11. Warung Ampera 2 Tak

Kamu lapar berat di tengah malam? Tak perlu khawatir, kamu bisa coba datang ke Warung Ampera 2 Tak yang buka 24 jam di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Kamu bisa menikmati aneka hidangan khas Sunda seperti sayur asem, tempe goreng, ikan goreng, petai, lalapan segar, dan pastinya sambal yang khas.

12. Café Batavia

Batavia digunakan sebagai nama cafe yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta.SHUTTERSTOCK Batavia digunakan sebagai nama cafe yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Selain street food, ada juga kafe legendaris yang bisa dikunjungi pada malam hari. Tepatnya berada di kawasan Kota Tua malam hari bernama Café Batavia.

Terletak tepat di seberang Museum Fatahilah, café ini punya gaya bangunan unik khas Belanda. Maklum saja, Café Batavia sudah bediri sejak 1805.

Di sini, kamu bisa menikmati makanan western seperti bitterballen, pastel, kroket salmon, chicken wings, sampai makanan khas Asia dan Indonesia seperti lumpia dan dim sum.



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: