Ada New Normal, Bagaimana Nasib Bisnis Properti?

Tekno


Jakarta

Pandemi virus Corona (COVID-19) menuntut semua sektor bisnis harus beradaptasi menjalani era normal yang baru alias new normal. Pelaku bisnis harus mengambil langkah-langkah yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya, begitu juga dalam dunia properti.

“Dalam kondisi saat ini, semua pelaku bisnis properti dihadapkan pada sebuah tantangan untuk dapat beradaptasi mengikuti kondisi dunia yang berubah sangat cepat. Kita dipaksa untuk lebih cepat lagi menyesuaikan diri. Perubahan yang terjadi membuat sebuah kondisi normal yang tidak normal lagi atau yang biasa disebut the new normal,” kata CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda melalui propertyanthecity yang dikutip detikcom, Selasa (2/6/2020).

Terdapat beberapa hal yang akan terjadi dalam bisnis properti selama new normal, sebagai berikut:

1. Keseimbangan Pasar Baru

Riset Indonesia Property Watch mengatakan bahwa harga properti saat ini kembali ke harga di tahun 2017. Yang artinya selama beberapa tahun sampai saat ini tidak mengalami kenaikan apalagi bila diperhitungkan inflasi di dalamnya. Koreksi yang terjadi di pasar primer maupun sekunder memperlihatkan koreksi harga yang merupakan bentuk keseimbangan terhadap harga properti yang sudah over value. Kondisi yang telah terjadi sebelum pandemi ini akan terus berlanjut sampai membentuk sebuah keseimbangan baru yang membuat pasar properti lebih sehat ke depan.

2. Seleksi Alam Pengembang

Konsep properti akan kembali ke demand create supply, yang artinya para pengembang harus benar-benar melakukan riset pasar sebelum meluncurkan proyek. Banyaknya proyek tanpa arahan pasar membuat bisnis properti menjadi tidak beraturan dan saling berbenturan. Proyek tanpa konsep disebut akan kehilangan pasarnya. Modal besar tanpa perhitungan pasar pun akan menjadikan proyeknya tanpa penghuni.

3. Desain Produk

Kondisi new normal akan membuat perubahan perilaku orang dalam memilih properti. Masalah keamanan saat ini tidak terbatas lagi atas hal-hal fisik seperti pencurian atau kerusuhan, namun juga keamanan dari aspek kesehatan. Proyek-proyek dengan sistem cluster akan semakin berkembang dengan feature tambahan yang lebih maju lagi. Desain sirkulasi bangunan pun akan terus berkembang dengan sistem teknologi yang memungkinkan penghuni tidak bersentuhan langsung dengan tombol-tombol elevator atau pintu masuk, dengan sistem sensor yang semakin canggih.

Berlanjut di halaman berikutnya.



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: