40 Kata-kata mutiara perpisahan paling sedih dan mengharukan


Brilio.net – Percaya atau tidak, kebahagiaan dan kesedihan dalam kehidupan itu akan silih berganti. Setiap hari kamu bisa bertemu dengan orang-orang baru, berpisah dengan orang lama.

Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Sedih memang jika bicara tentang ‘perpisahan’. Apalagi kalau kamu harus terpisah dari orang yang disayang.

Entah itu orangtua, saudara, kerabat, sahabat, kekasih, teman sekolah, maupun rekan kerja. Menangislah jika ingin menangis. Tapi jangan sampai terlena dengan yang namanya ‘sedih’. Karena hidupmu masih panjang.

Waktu tidak akan mau menunggumu untuk berdiri kembali. Angkat pundak, langkahkan kakimu lagi ke depan. Masa depan masih cerah, kebahagiaan baru ada di depan mata.

Untuk memaknai arti perpisahan, meski sedih dan bikin merana, ungkapkan perasaanmu dengan kata-kata. Bukan sekadar kata-kata menyayat hati, tapi ambil sisi positifnya yaitu untaian kalimat mutiara indah. Jangan lupa kirimkan kepada orang lain yang sekiranya membutuhkan.

kata-kata mutiara perpisahan paling bikin haru, brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Selasa (2/6).

-Kata-kata mutiara perpisahan penuh makna.

foto: Instagram/@kata.perpisahanku

Jangan mau dipermainkan perasaan. Manusia wajar saja punya rasa sedih, tapi jangan keterusan.

1. “Sahabat selamat melanjutkan langkahmu, selamat berjumpa lagi di tangga kesuksesan, dalam senyum yang lebih indah.”

2. “Semua pasti berubah, mau tidak mau. Semua pasti berpisah, ingin tidak ingin. Semua pasti berakhir, siap tidak siap.”

3. “Perpisahaan memang tak akan pernah mudah karena sifat dasar manusia ingin memiliki bukan melepaskan.”

4. “Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik.”

5. “Perpisahaan itu ada, agar kita bisa menghargai sebuah pertemuan.”

6. “Coba belajarlah kepada senja, karena dia mengajarkan bahwa sesuatu yang terlihat

indah sebagian hanya sementara, karena tak ada yang abadi.”

7. “Tuhan, jangan ajarkan aku takut kehilangan. Ajarkan aku melepas tanpa penyesalan.”

8. “Sadarkah kalau semua itu terhubung dengan takdir. Tak ada yang bisa mengatur takdir, jadi nikmatilah setiap detik yang kau punya untuk bersamanya.”

9. “Perpisahaan seringkali mengajarkan kita betapa berharganya seseorang setelah dia tiada.”

10. “Senja mengajarkan kita menerima sebuah perpisahan dengan jaminan pertemuan yang hangat pada esok hari.”

11. “Sekuat apapun kamu menjaga, yang pergi akan tetap pergi. Sekuat apapun kamu menolak, yang datang akan tetap datang.”

12. “Tak apa-apa apabila kita bukan jadi yang terbaik, setidaknya kita pernah berusaha walaupun kenyataannya memang tak bisa dipaksakan.”

13. “Setiap pertemuan yang indah pasti akan berakhir dengan sebuah perpisahan, karena dalam kehidupan ini tiada yang abadi, perpisahan ini akan menyakiti, tapi aku yakin hal

itu akan membuat kita bahagia di kemudian hari.”

14. “suatu hari nanti aku bisa tersenyum apabila teringat tentang kisah kita berdua.”

15. “Perpisahan adalah ucapan menyambut hari-hari penuh rindu.”

16. “Perpisahaan selalu mengajarkan kita untuk menghargai, bahwa setiap detik bersama orang yang kita cintai adalah anugerah yang tidak boleh kita sia-siakan.”

17. “Dan suatu hari nanti aku hanya akan menjadi bagian dari masa lalu, tetapi akan terus kulanjutkan langkah ini.”

18. “Perpisahan bukan berarti berhenti untuk menyatukan.”

19. “Perpisahan kadang dapat kembali. dan kadang pula selamanya tak akan kembali.”

20. “Tak mungkin lagi ku memaksamu disini, lupakan aku bila tak cinta lagi. doakan saja ku mendapatkan pengganti yang lebih baik darimu.”

-Kata-kata mutiara perpisahan mengharukan hati paling dalam.

mutiara perpisahan mengharukan instagram

foto: Instagram/@kata.perpisahanku

Saat ini mungkin pertemuan sudah berakhir. Tapi tidak ada yang tahu dengan takdir. Di lain waktu, bisa saja jodohmu dengannya masih bisa berlanjut.

21. “Meski jarak ada di antara kita, kita tidak pernah merasa jauh. Karena persahabatan tidak diukur dengan jarak, melainkan hati.”

22. “Tersenyumlah dan berhentilah menangis, karena air mata yang engkau teteskan hanya akan membuat kaki ini sulit untuk melangkah.”

23. “Kelulusan itu seperti hari pembalasan. Kamu akan dinilai berdasarkan apa yang sudah kamu tanam.”

24. “Dari lubuk hatiku yang terdalam, aku ingin mengucapkan terima kasih karena telah menjadi sahabat terbaikku. Semoga perjalananmu mewujudkan mimpi baru akan tercapai.”

25. “Jika pertemuan adalah awal dari perpisahan, maka perpisahan adalah awal dari keindahan dalam pertemuan yang selanjutnya.”

26. “Lanjutkan perjuanganmu dan raihlah impianmu yang selama ini selalu kamu ceritakan padaku. Sekarang sudah tiba waktunya kita berpisah, selamat jalan wahai sahabatku.

Dirimu akan selalu melekat didalam diriku.”

27. “Terkadang, pertemuan dan perpisahan terjadi terlalu cepat. Namun kenangan dan perasaan tinggal terlalu lama.” -Fiersa Besari

28. “Selamat tinggal hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata mereka. Karena bagi mereka yang mencintai dengan hati dan jiwa tidak ada yang namanya perpisahan.”

29. “Perpisahan membuatmu berpikir. Mereka membuatmu menyadari apa yang kamu miliki, apa yang hilang, dan apa yang kamu anggap remeh.”

30. “Menjadi partner kerjamu adalah salah satu pengalaman profesional dalam karierku. Sampai jumpa sahabat.”

31. “Bahkan jika kita tidak bisa bersama pada akhirnya, aku senang kamu menjadi bagian dari hidupku.”

32. “Karena sesungguhnya berpisah itu tidak sepenuhnya berpisah, hanya jarak yang memisahkan.”

33. “Keramahan yang kau pancarkan setiap hari, tak akan pernah hilang dalam ingatan kami. Perjuangan dan pengorbanan tak akan pernah luput dari ingatan kami, kau adalah

guru terhebatku.”

34. “Guru, engkau bagaikan lilin, yang menghabiskan dirinya sendiri untuk mencerahkan kehidupan orang lain.”

35. “Setiap ada pertemuan pasti ada juga perpisahan, tetapi dengan perpisahan tersebut bukan menjadi alasan untuk kita saling melupakan.”

36. “Di saat menghitung angka seharusnya kita teringat dengan guru kita yang telah mengajari berhitung, Terima Kasih Wahai Guruku.”

37. “Terima kasih guru, engkau adalah sosok terindah yang memberikan kasih sayang setelah ayah dan ibu. Kau patut disebut sebagai pahlawan bagi pendidikan Indonesia.”

38. “Tanpa rekan kerja yang menyenangkan sepertimu, kantor akan terasa membosankan dan sepi. Selamat tinggal teman, kami akan merindukanmu.”

39. “Mungkin, Tuhan mempertemukan kita hanya sebatas untuk saling mengenal bukan untuk saling memiliki.”

40. “Kita adalah dua orang yang pernah memiliki rasa yang sama namun tak ditakdirkan untuk terus bersama.”





Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: