Tips Menjadi Broker di Tengah Pandemi Korona

Tips menjadi broker di tengah pandemi korona. Foto: Shutterstock


Jakarta: Industri broker properti ikut terkena imbas penyebaran virus korona (covid-19). Pasalnya, saat ini minat konsumen untuk membeli rumah atau apartemen menjadi kebutuhan kedua, setelah pangan dan sandang terpenuhi.
 
Namun bagi Anda yang saat ini yang berprofesi sebagai broker properti jangan panik, ada beberapa tips menarik menjadi broker andal di tengah kondisi krisis.

1. Jangan Hanya Menjadi Broker tapi Sebagai Konsultan

Saat menjalankan profesi broker, jangan hanya menjadi penghubung antarpenjual dan pembeli, namun seorang broker juga dituntut harus profesional, memiliki banyak pengetahuan tentang properti, mulai dari urusan legalitas hingga analisa investasi.

2. Menawarkan Harga yang Realistis

Seorang broker harus pintar mencari klien, caranya dengan memberikan harga yang realistis kepada pencari properti. Jadi seorang broker harus bisa menyampaikan kepada penjual properti berapa pasaran harga properti di daerah tersebut, jangan sampai terlalu mahal kalau memungkinkan pasang harga di bawah rata-rata namun tetap wajar.

3. Bergabung dengan Asosiasi Broker

Hal ini sangatlah penting, karena dengan bergabung dengan asosiasi broker akan mendapatkan keuntungan. Contohnya seperti mendapatkan informasi terbaru seputar industri properti, link baru, atau mengikuti berbagai pelatihan broker.

4. Menggunakan Portal Properti

Salah satu instrumen terpenting berjualan properti adalah menggunakan jasa portal properti. Terutama saat ini, banyak perusahaan menerapkan Work From Home sehingga masyarakat lebih banyak waktu untuk melihat rumah melalui portal online.
 
Portal properti Lamudi membuka kelas pelatihan gratis untuk peserta program kartu prakerja. Program pelatihan yang diberi nama Lamudi Academy tersebut akan sangat berguna bagi para pencari kerja yang ingin menekuni di bidang properti.






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman mengatakan umumnya agen properti mengandalkan komisi sebagai sumber pendapatan sehingga pemasukan yang didapat kadang kala tidak stabil. Oleh karena itu, Lamudi berpartisipasi dalam program prakerja ini karena dapat membantu meningkatkan keterampilan agen dalam memasarkan properti, terutama secara online.
 
“Terutama saat masa sulit seperti wabah korona ini, kehadiran kartu prakerja merupakan langkah yang baik untuk membantu masyarakat yang terkena dampak. Selain itu, program ini juga memberikan orang keterampilan baru yang bisa mereka gunakan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di masa depan,” kata Mart dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 April 2020.
 
Dalam program ini Lamudi akan memberikan beragam materi mulai dari informasi dasar tentang properti, membangun relationship hingga digital marketing dalam pemasaran properti.
 
(KIE)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: