Perumahan Baru Bermunculan di Barat Surabaya Hingga Gresik


JawaPos.com – Kebutuhan terhadap landed house alias rumah tapak masih besar. Kini area hunian mulai bergeser dari pusat kota ke daerah-daerah sekitarnya. Di Surabaya, perumahan baru bermunculan di kawasan barat hingga Gresik.

Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto mengatakan bahwa kawasan Surabaya Barat memang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi perumahan. Tepatnya, rumah tapak.

“Sebab, ke arah barat sana masih banyak tanah yang bisa dikembangkan,” katanya. Karena itu, perkembangan properti pun mengarah ke barat sampai Gresik.

Daripada kawasan yang lain, pembangunan properti di Surabaya Barat memang masif. Mulai apartemen, properti komersial, perkantoran, sampai perumahan.

Di kawasan itu pula kini muncul berbagai fasilitas untuk mencukupi kebutuhan para penghuni. Antara lain, sekolah, rumah sakit, dan toko. Bahkan, juga ada mal di sana.

Senin (2/3) Direktur PT Jade Development Prani Riniwati menuturkan, pertumbuhan properti Surabaya selaras dengan pertambahan jumlah penduduk. Dengan populasi yang tinggi, kebutuhan terhadap hunian juga terus meningkat. Karena itulah, laju pertumbuhan harga properti di Surabaya juga cepat.

“Padahal, peningkatan daya beli tidak secepat laju harga rumah. Makanya, tumbuh perumahan-perumahan di daerah yang berbatasan dengan Surabaya,” jelasnya.

Perusahaannya mempunyai banyak proyek hunian yang tersebar di Sidoarjo dan Gresik. Menurut dia, hampir 50 persen pembelinya merupakan warga Surabaya.

Karena properti di perbatasan Surabaya itu terus tumbuh, kebutuhan terhadap barang dan jasa di kawasan tersebut juga meningkat. Sebab, rata-rata pembelinya adalah end user.

“Seperti proyek Jade Sidorejo di Krian, jumlah kepala keluarganya lebih dari 250 KK,” ungkapnya.

Terpisah, Marketing Manager CitraLand Driyorejo CBD Andreas Yosianto menjelaskan bahwa 70 persen konsumennya merupakan warga Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Sekitar 27 persen sisanya adalah warga dari kota/kabupaten lain di Jatim. lantas, 3 persen lainnya ialah konsumen dari luar Jatim.

“Adanya jalan tol mempermudah akses mereka,” ucapnya.

Rumah yang diminati bertipe kecil. Pada tahap pertama, minat pembeli terhadap tipe kecil cukup banyak sehingga jumlah unit yang tersedia habis. “Sekitar 70 persen merupakan rumah satu lantai dan 30 persen rumah dua lantai. Tipe kecil paling banyak dicari,” tuturnya.





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: