AREBI Jatim Dorong Broker Garap Lelang Properti

Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Jawa Timur Rudy Sutanto (tiga dari kanan) bersama jajaran pengurus AREBI Jatim pada seminar Prosedur Lelang Properti Marketing Office Westown View Apartemet Surabaya, Rabu (29/1/2020). Foto:Amrozi Amenan


SURABAYA, investor.id -Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Jawa Timur membekali pengetahun prosedur lelang properti agar bisa menggarap produk properti di secondary market yang belakangan banyak ditransaksikan melalui lelang properti. Pembekalan pengetahuan dan kemampuan bertransaksi lewat lelang properti melalui seminar dan pelatihan diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka di secondary market properti dari sekarang 5% menjadi 10%.

Ketua AREBI Jawa Timur Rudy Sutanto mengatakan, meski harga cenderung stag dan turun karena sangat bergantung pada pasokan dan permintaan, secara umum kebutuhan produk properti di secondary market terus tumbuh dan memberikan peluang bisnis di tengah kelesuan pasar properti terutama untuk primary project. Belakangan, produk properti di secondary market banyak ditransaksikan melalui lelang karena dinilai lebih menguntungkan di samping pasokan produk yang berlebih. Perbankan selaku debitur dari aset properti di pasar secondary market sendiri juga sekarang cenderung melegonya melalui lelang properti.

Sangat disayangkan bila sebagian besar para broker anggota AREBI Jatim selama ini tidak bisa menangkap peluang pasar di secondy market tersebut, karena tidak mempunyai bekal pengetahuan yang cukup tentang prosedur lelang properti serta berbagai persoalan hukum yang meliputinya. Dari keseluruhan anggota AREBI Jatim yang berjumlah 150 kantor broker di Jatim, hanya 20% yang menguasai pengetahuan tentang prosedur lelang properti dan seluk beluknya.

Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Jawa Timur Rudy Sutanto (tiga dari kanan) bersama jajaran pengurus AREBI Jatim pada seminar Prosedur Lelang Properti Marketing Office Westown View Apartemet Surabaya, Rabu (29/1/2020). Foto:Amrozi Amenan

“Berangkat dari kebutuhan ini dan ini juga atas masukan dari perbankan, pembekalan pengetahuan tentang prosedur lelang properti melalui seminar menjadi program kerja kami di AREBI Jatim untuk tahun 2020 ini. Seminar ini merupakan dari 7 seminar yang kita canangkan pada tahun 2020 ini untuk meningkatkan skill para broker,” kata Rudy di sela seminar ‘Prosedur Lelang Properti’ di Marketing Office Westown View Apartemet PP Properti Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Rudy lebih lanjut menyatakan, rencananya selain seminar para broker properti juga akan dibekali dengan pelatihan seputar lelang properti. Sehingga dengan bekal pengetahuan yang cukup tentang lelang properti ini mereka nantinya bisa menangkap peluang produk properti yang ditransaksikan melalui lelang properti. Apalagi, banyak primary poject yang dulu mulai marak dikerjakan pada 2015 dan tahun ini sudah memasuki tahap penyelesain dan serah terima kunci. Itu artinya, akan banyak investor yang melepas aset propertinya di primary project yang sempat dibelinya pada 2015 lalu, sehingga akan menambah pasokan produk properti di pasar secondary yang sebenarnya saat ini sudah berlebih pasokan. “Tahun ini oversupply produk properti di pasar secondary market bisa lebih dari 50%,” ungap Rudy.

Karena itu, sambung Rudy, kemampuan para broker tentang lelang properti ini juga untuk mengambil peluang tersebut. Kalau mereka bisa menggarap pasar produk properti yang nantinya banyak ditransaksikan melalui lelang properti ini, pertumbuhan bisnis para broker di pasar secondary market yang sekarang di kisaran 3% hingga 5% akan bisa meningkat menjadi 10%.

“Produk properti yang menjadi incaran pasar dan cepat laku terjual harganya di kisaran harga Rp 500 juta hingga Rp 3 miliar,” papar Rudy.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)





Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto ini, di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: