Desain Rumah Mezzanine, Solusi Memperluas Rumah Minimalis

Konsep Desain Rumah Mezzanine


Konsep Desain Rumah Mezzanine
Desain Rumah Mezzanine, Solusi Memperluas Rumah Minimalis. Foto: Net/Ist

Desain rumah Mezzanine dapat digunakan untuk mengakali rumah yang minimalis. Mezzanine merupakan ruangan tambahan yang ada di antara lantai dan plafon atau penambahan ruang di tikungan tangga.

Kata Mezzanine berasal dari
bahasa Italia, yakni Mezzo yang berarti bagian tengah. Model Mezzanine dapat diterapkan di
rumah lantai satu maupun bertingkat. Penambahan tersebut dapat membuat rumah
seolah-olah tampak lebih luas.

Desain Rumah Mezzanine

Banyak orang memimpikan punya
hunian yang luas dan nyaman. Karena rumah merupakan tempat yang paling sering
digunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Desain Mezzanine merupakan sebuah tambahan ruang dalam sebuah rumah. Desain ini tidak akan menambah jumlah lantai bangunan atau pun perombakan yang besar. Hanya berupa tambahan ruang saja tanpa merusak desain bangunan lama.

Anda bisa mengaplikasikan desain
ini jika mempunyai rumah berukuran minimalis. Karena rumah akan jadi lebih luas
dan ruang Mezzanine dapat dimanfaatkan sebagai ruangan tertentu. Berikut kami
sampaikan contoh konsep desain Mezzanine untuk rumah minimalis.

1. Konsep Mezzanine
Rumah Minimalis

Jika anda tertarik dengan desain rumah
Mezzanine, maka ketinggian ruangan merupakan perhatian utama. Ketinggian
tersebut harus mencapai minimal 5 meter sampai 6 meter.

Ruang tambahan akan memudahkan
aktivitas jika dibangun dengan tidak terlalu menempel pada langit-langit. Anda
bisa membatasi tengah-tengah ruangan dengan beton bila kamar tidur Mezzanine
mempunyai ukuran yang minimalis.

Akses utama untuk menuju kamar
Mezzanine adalah tangga geser. Kemudian penempatan kasur sebaiknya berada di
tengah-tengah ruangan.

Untuk pencahayaannya, bisa
memanfaatkan sumber alami dari sinar matahari. Untuk itu, buatlah jendela dengan
kaca terbuka agar pencahayaan memadai ke seluruh ruangan. Pemilihan
warna cat akan lebih elegan jika menggunakan warna yang netral.

2. Desain Mezzanine
sebagai Ruang Kerja

Ruang Mezzanine dapat
difungsikan sebagai ruang kerja. Bila anda bingung menyimpan koleksi buku yang
berserakan dimana-mana, maka anda dapat membangun ruangan ini agar lebih
bermanfaat.

Material dari bahan kayu akan lebih mempercantik interior pada desain rumah Mezzanine . Selain itu, kesan hangat juga akan lebih dirasakan.

Sebagai furniture tambahan,
selain rak buku, anda dapat memilih sofa sesuai dengan selera. Lampu baca juga dapat
anda tempatkan di bagian yang nyaman untuk aktivitas membaca dan bersantai.

3. Mezzanine Ruang Tamu
Serbaguna

Bila anda sering dikunjungi tamu
dalam jumlah yang banyak padahal kamar tamu begitu sempit, maka anda dapat
menerapkan konsep Mezzanine.

Ruang Mezzanine dapat anda isi dengan
furniture dan ruang tambahan untuk para tamu. Dengan demikian, jika tamu datang
dalam jumlah yang banyak, maka tidak akan duduk berdesakan.

Jika difungsikan sebagai ruang
tamu tambahan, maka gunakan beton yang kuat pada bagian tengah ruangan. Hal
tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memperkokoh
ruangan.

4. Desain Mezzanine
untuk Rumah Bertema Rustic

Desain rumah Mezzanine sebenarnya
dapat diterapkan untuk semua jenis rumah. Misalnya saja, shabby chic, vintage, retro vintage, minimalis dan rumah bertema rustic.

Rumah dengan tema rustic lebih dominan memakai bahan dari kayu. Selain itu juga kebanyakan menggunakan desain oldfashion kombinasi klasik dan tema vintage.

Ruang tambahan ini dapat anda
fungsikan sebagai ruang apapun. Seperti ruang kamar tambahan, ruang bersantai
atau ruang bermain.

Pemakaian kayu yang kokoh seperti jati dapat menjadi alternatif. Sehingga desain rumah ini akan lebih kuat dan tahan lama sebagai pembatas antar ruang.

Hal Penting dalam Desain
Rumah Mezzanine

Untuk dapat memiliki ruang
Mezzanine, anda harus memperhatikan banyak hal. Diantaranya adalah mengenai
posisi lantai dan luasnya.

Pada umumnya lantai Mezzanine
tepat berada di tengah-tengah antara dua lantai. Tepatnya antara lantai dasar
dan plafon atau langit-langit rumah.

Ukuran tinggi langit-langit
harus ideal. Sehingga ruang dalam
desain rumah Mezzanine mempunyai ketinggian seperti
ruangan normal, kepala pun tidak akan mudah terbentur.

Luas Mezzanine yang ideal maksimal
hanya sepertiga dari keseluruhan luas ruangan. Dengan demikian, sirkulasi udara
akan lancar dan rumah tidak akan terkesan sumpek.

Pemilihan material untuk
membangun ruang Mezzanine juga harus mempunyai kualitas yang baik sehingga
tidak mudah rusak.

Meskipun hanya digunakan sebagai ruang tambahan, namun desain rumah Mezzanine perlu diperhatikan untuk faktor keselamatan.

Pencahayaan dan sirkulasi udara
merupakan hal yang penting dalam membangun ruang tambahan ini. Selain itu,
pemilihan material dan ukuran tangga sebaiknya sesuai dengan desain agar tampak
menyatu dengan interior rumah. (R10/HR-Online)



Untuk Info/Edukasi lebih lanjut, Silahkan Kunjungi SUMBER Berita, Artikel dan Foto di : Source link

Bergabunglah dengan Diskusi

Compare listings

Membandingkan
%d blogger menyukai ini: